fbpx

Pelajari Penyebab Bruntusan di Wajah dan Cara Mengatasinya

Penggunaan produk skincare yang baru menjadi salah satu penyebab munculnya bruntusan di wajah. Terlebih dengan banyaknya produk kecantikan yang ada membuat kita sering kali mencoba-coba skincare. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan oleh para dermatologis.
Penggunaan produk skincare yang baru menjadi salah satu penyebab munculnya bruntusan di wajah. Terlebih dengan banyaknya produk kecantikan yang ada membuat kita sering kali mencoba-coba skincare. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan oleh para dermatologis.

Penggunaan produk skincare yang baru menjadi salah satu penyebab munculnya  bruntusan di wajah. Terlebih dengan banyaknya produk kecantikan yang ada membuat kita sering kali mencoba-coba skincare. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan oleh para dermatologis.

Dampaknya, bruntusan dapat membuat wajah tidak mulus, kasar, dan bahkan kemerahan. Kondisi tersebut tentu saja dapat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, simak artikel ini untuk mengetahui tentang penyebab bruntusan, cara mengatasi, dan rekomendasi perawatan. 

Apa Itu Bruntusan?

Bruntusan adalah kondisi kulit menjadi terasa kasar dan muncul bintik-bintik kecil di permukaan kulit wajah. Biasanya masalah kulit ini dialami di beberapa area wajah, seperti dahi, dagu, atau pipi. Akan tetapi, bruntusan juga dapat di terjadi di area leher, punggung, bahkan dada. 

Dokter kecantikan pun mengidentifikasi bahwa bruntusan dapat terasa kering dan gatal, tetapi juga dapat menimbulkan rasa nyeri.

Penyebab Bruntusan di Wajah

Bruntusan sangat identik dengan penggunaan produk skincare wajah yang tidak cocok. Secara detail, penyebab bruntusan dikarenakan beberapa alasan, khususnya terkait penyumbatan pada pori-pori sehingga bisa menimbulkan jerawat. 

Produk skincare yang bisa mengiritasi kulit pun dapat memicu timbulnya bruntusan. Selain itu, produk yang mengandung bahan komedogenik dapat memperparah bruntusan karena zat tersebut dapat menyumbat pori-pori. 

Purging Vs Breakout

Istilah di dunia skincare yang cukup familiar adalah purging dan breakout. Walaupun dua kondisi ini merupakan masalah kulit, tetapi terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

Purging merupakan kondisi kulit wajah sedang mengalami pembersihan akibat penggunaan produk skincare, terutama yang bersifat eksfoliator seperti retinol. Kondisi ini membuat jerawat, komedo, atau bruntusan menjadi muncul ke permukaan. 

Perlu digarisbawahi, purging bukanlah iritasi, tetapi hanya reaksi sementara karena merupakan bagian dari pembersihan kulit. Prosesnya memakan waktu 2-6 minggu, tetapi ada yang lebih cepat. 

Sementara breakout adalah sebuah reaksi dari ketidakcocokan dari produk skincare yang digunakan sehingga menimbulkan iritasi. Pada umumnya muncul jerawat kemerahan dan dalam jumlah yang besar dalam waktu 8-10 hari.  

Salah satu cara untuk mengenali breakout adalah dengan mengidentifikasi kandungan skincare. Breakout mungkin terjadi jika produk yang digunakan tidak mengandung eksfoliator yang dapat memicu pergantian sel kulit.

Tips Menghindari Bruntusan di Wajah

Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan, maka Sahabat Calysta juga dapat mencegah bruntusan sebelum bruntusan terjadi. Beberapa langkah di bawah dapat menjadi pedoman untuk meminimalisir bruntusan setelah ganti produk.

Lakukan Patch Test

Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), bruntusan dapat dicegah dengan melakukan uji tempel (patch test). Patch test merupakan langkah preventif untuk mengecek produk perawatan kulit baru pada area kulit yang kecil, kira-kira seukuran koin selama 7 hingga 10 hari.

Jika produk tersebut tidak menimbulkan efek samping negatif, seseorang dapat mulai menggunakannya di area lain. Namun, tetap penting untuk melakukannya secara perlahan. 

Contohnya, Sahabat Calysta dapat mengoleskan retinoid seminggu sekali, kemudian meningkatkannya menjadi dua atau tiga kali seminggu.

Sementara untuk asam eksfoliasi, perlu mengikuti petunjuk pada label produk atau saran dari dokter kulit. Jangan menggunakan acid setiap hari karena bisa cukup berbahaya untuk kulit.

Kenali Produk Penyebab Bruntusan

Bahan-bahan seperti retinoid dan asam seringkali menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, sebelum membeli produk, kenali kandungan produk terlebih dahulu. Selain retinoid,  hindari juga produk penyebab bruntusan yang berbahan fragrance, alkohol, atau essential oil jika kulit sedang sensitif.

Cara Atasi Bruntusan

Secara umum, mengatasi bruntusan memang harus memiliki kesabaran ekstra agar kondisi kulit kembali seperti semula. Ada beberapa panduan yang bisa dilakukan Sahabat Calysta jika bruntusan seperti purging dan breakout semakin mengganggu.

Kurangi Jumlah Penggunaan Produk

Penggunaan produk skincare perlu dikurangi, mulai dari jumlah kecil dan secara bertahap dihentikan. Hindari menggunakan produk tersebut terlalu lamu untuk mengetahui cocok atau tidak jika sudah terlihat bruntusan.

Kembali ke Basic Skincare

Penggunaan serum, retinol, atau ampoule dapat mempercepat kesehatan kulit, tetapi terdapat kemungkinan untuk tidak cocok di kulit. Jika hal tersebut sudah terjadi, kembali ke penggunaan basic skincare.

Gunakan pembersih wajah (facial wash) berbahan gentle untuk membersihkan sekaligus menenangkan kulit. Selain itu, gunakan pula pelembab agar tidak mengiritasi untuk kulit sensitif. Contoh pelembab dengan kandungan yang mampu menenangkan kulit adalah centella asiatica, aloe vera, atau panthenol. 

Hindari Menyentuh Area Bruntusan

Hal sederhana yang mampu memperparah kondisi kulit adalah menyentuh area bruntusan. Bagi sebagian orang, memencet jerawat atau area bruntusan dapat memberikan efek kepuasan. Akan tetapi, dermatologis sangat tidak merekomendasikan hal tersebut.

Tangan sering kali kotor dan banyak bakteri. Hal tersebut dapat memperparah kondisi kulit sehingga penyembuhan justru akan semakin lama.

Konsultasi ke Ahli Dermatologis

Jika bruntusan makin parah, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kulit. Dengan perawatan, Sahabat Calysta akan ditangani dengan cara yang tepat oleh profesional.

Dokter akan memberikan rekomendasi perawatan ataupun penggunaan produk yang dapat menenangkan kulit wajah. Dengan begitu, Sahabat Calysta akan mendapatkan kulit sehat kembali. 

Dapatkan kulit cerah alami tanpa bruntusan dengan konsultasi di Calysta Clinic. Sebagai klinik kecantikan terpercaya, Anda akan ditangani dengan ahli dermatologis profesional dan membantu mengatasi semua masalah kulit wajah.

Booking konsultasi sekarang, GRATIS!

Baca juga Artikel Lainnya : Pedoman Bahan Skincare Aman Sesuai Kebutuhan Kulit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *