fbpx
calysta skin clinic

Pori Pori Besar Bikin Gak Pede? Begini Cara Mengatasinya!

Pori Pori Besar
Pori Pori Besar

Kulit memiliki jutaan pori-pori, meskipun sebagian besar pori-pori tidak terlihat oleh mata manusia. Semua pori-pori ini terbuka sehingga memungkinkan kulit untuk “bernapas”. Pori-pori seseorang mungkin terlihat besar atau kecil terlihat tergantung pada jenis kulit mereka, seperti berminyak, normal, atau kering.

Setiap pori-pori mengandung folikel rambut dan mengandung kelenjar minyak yang menghasilkan minyak disebut sebum. Hormon yang memicu kelenjar sebaceous, menyebabkan kelenjar tersebut mengeluarkan lebih banyak minyak sehingga membuat pori-pori lebih besar di hidung, dahi, dan pipi.

Penyebab Pori Pori yang Tampak Besar

Ada beberapa penyebab pori-pori yang tampak besar diantaranya :

  • Produksi minyak (sebum) yang besar
  • Berkurangnya elastisitas di sekitar pori-pori
  • Folikel rambut yang tebal
  • Genetika / keturunan
  • Penurunan produksi kolagen pada kulit, yang disebabkan oleh penuaan.
  • Kerusakan akibat paparan sinar matahari yang berlebihan

Bagi remaja dan orang dewasa yang rentan terhadap jerawat, pori-pori terbuka lebar dapat tersumbat dan berubah menjadi komedo hitam atau komedo putih. Kulit yang menua akan mengandung lebih sedikit kolagen dapat terlihat memiliki pori-pori yang lebih besar dan terbuka sehingga menimbulkan kekhawatiran.

8 Cara Mengecilkan Pori Pori Besar

Melansir dari medicalnewstoday, ada 8 cara yang efektif untuk mengecilkan pori-pori besar :

1. Memilih produk berbasis air

Produk pelembap yang mengandung berbagai bahan aktif, termasuk minyak. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan produk bebas minyak, termasuk riasan berbahan dasar air. Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak akan mendapat manfaat dari produk yang mengandung humektan tinggi daripada minyak.

Produk berbasis minyak mengandung petrolatum, minyak kelapa, dan jenis minyak lainnya. Produk tersebut memang efektif melembapkan kulit tetapi mungkin tidak cocok dengan orang yang memiliki kulit berminyak dan pori-pori besar. Minyak berlebih yang terkumpul di kulit dapat membuat pori-pori terlihat lebih besar.

2. Mencuci Wajah di Pagi dan Malam Hari

Mencuci wajah adalah perawatan kulit dasar. AAD merekomendasikan hal berikut ini :

  • Mencuci wajah hingga dua kali sehari atau lebih setelah banyak berkeringat atau berolahraga
  • Menggunakan air hangat dan aplikasikan pembersih wajah dengan lembut dengan jari-jari yang bersih
  • Pilihlah pembersih yang teksturnya lembut, tidak kasar, dan tidak mengandung alkohol
  • Hindari menggosok kulit
  • Tepuk wajah hingga kering dengan handuk bersih

Mencuci wajah setiap pagi dan sore hari membantu membersihkan minyak dan kotoran dari pori-pori. Hal ini dapat membantu membuatnya tidak terlalu terlihat.

3. Memilih Pembersih Berbasis Gel

Pembersih berbahan dasar gel cocok untuk orang dengan kulit berminyak yang ingin pori-pori wajahnya tidak terlalu terlihat. Sebaiknya hindari pembersih berbahan dasar minyak atau alkohol karena dapat mengiritasi kulit. Pembersih berbasis gel membantu membersihkan minyak dari pori-pori sehingga mengurangi tampilannya.

4. Exfoliasi

Orang yang memiliki kulit berminyak harus melakukan eksfoliasi sekali atau dua kali seminggu untuk menghilangkan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori, seperti:

  • Kotoran
  • Sel kulit mati
  • Minyak berlebih

Penting untuk tidak melakukan eksfoliasi lebih dari dua kali seminggu karena dapat menyebabkan kulit kering. Meskipun eksfoliasi membantu menjaga pori-pori agar tidak tersumbat, pori-pori dapat terlihat lebih besar jika kulit menjadi terlalu kering.

5. Gunakan Pelembap Setiap Hari

Pelembap bebas minyak dapat membantu mengurangi pembesaran pori-pori. Kamu harus terlebih dahulu mencuci dan menepuk-nepuk kulit hingga kering, kemudian dengan lembut aplikasikan pelembap untuk membantu menghidrasi dan melembutkan kulit. Hal ini memungkinkan minyak dari kelenjar sebaceous untuk menembus lebih dalam ke kulit, daripada tinggal di pori-pori permukaan. Dengan cara ini pelembap mencegah pori-pori tersumbat oleh minyak sehingga mengurangi tampilannya.

6. Menggunakan Masker Tanah Liat

Menggunakan masker tanah liat sekali atau dua kali seminggu dapat membantu menghilangkan minyak berlebih dari pori-pori. Ini karena tanah liat menyerap sebum. Dianjurkan untuk menggunakan masker tanah liat berbeda dengan hari saat kamu melakukan eksfoliasi, karena terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat menyebabkan iritasi. Iritasi dapat menyebabkan pori-pori tampak membesar dan dapat menyebabkan noda.

7. Selalu Menghapus Riasan di Malam Hari

Sangat penting untuk selalu menghapus riasan sebelum tidur. Tidur dengan riasan semalaman dapat menyebabkan pori-pori tersumbat karena penumpukan riasan, minyak, dan bakteri. Tisu pembersih berguna untuk menghapus riasan saat terburu-buru.

Baca Juga Artikel Lainnya : Menyelami Keajaiban Bakuchiol Dalam Perawatan Kulit

8. Gunakan Sunscreen

Sangat penting untuk merawat kulit ketika berada di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat mengeringkan kulit, membuat pori-pori tampak lebih besar. Banyak pelembap yang juga mengandung sunscreen. Kamu dapat memilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih.

Pori-pori tidak dapat dibuka atau ditutup. Pori-pori juga tidak dapat dikecilkan. Seringkali, ketika orang mengatakan bahwa mereka ingin membuka pori-pori mereka, yang mereka maksud adalah pembersihan mendalam untuk menghilangkan kelebihan minyak dan kotoran. Hal ini dapat membuat pori-pori yang terbuka terlihat seolah-olah mengecil atau tertutup.

Rekomendasi Treatment Untuk Pori pori Besar di Calysta Skin Clinic

1. Meso Skin DNA Salmon

Meso skin DNA salmon menggunakan alat dermapen. Treatment yang satu ini diindikasikan untuk mengatasi hiperpigmentasi, pori-pori besar, kulit kusam dan untuk rejuvenation.

2. Mesoglow Photorejuvenation

Merupakan treatment treatment yang menggabungkan IPL Rejuve/ Brightening dengan Mesoneedle (Dermapen). Mesoglow photorejuvenation diindikasikan untuk mengatasi hiperpigmentasi, pori-pori besar, kulit kusam, rejuvenation, hydrating, antioxidant, dan brightening.

3. Meso bright/lift

Salah satu treatment yang bermanfaat untuk mengatasi kulit kusam, hiperpigmentasi, pori-pori besar, dan rejuvenation.

4. Pore Less Skin Laser

Diindikasikan untuk mengatasi masalah kulit seperti untuk mengecilkan pori-pori, memperbaiki tekstur kulit, menghilangkan flek, noda hitam/ bekas jerawat, mengontrol sebum, dan meratakan warna kulit.

5. Growth Factor Dermatoxin

Tindakan dengan cara menyuntikan neurotoxin yang dihasilkan oleh bakteri  Clostridium Botulinum dan secretom secara mesoderm dengan menggunakan alat Mesogun injector. Untuk mengurangi garis atau kerutan statis di wajah, mengurangi pori-pori, mengurangi sebum/minyak sehingga dapat memperhalus tekstur kulit dan membuat tampilan wajah lebih kencang, memperbaiki sagging skin, aging skin, dan rejuvenation.

6. Korean Meso Glass Skin/Microbotox

Tindakan dengan cara menyuntikan neurotoxin yang dihasilkan oleh Bakteri Clostridium botulinum, secara intradermal. Untuk mengurangi garis atau kerutan statis di wajah, mengurangi pori-pori, mengurangi sebum/minyak sehingga dapat memperhalus tekstur kulit dan membuat tampilan wajah lebih kencang, memperbaiki sagging skin, aging skin double chin dan hyperdosis (keringat berlebih).

7. Fibroblast Skin Booster

Fibroblast skin booster adalah teknik memasukkan serum khusus secara intradermal yang dapat masuk ke dalam lapisan kulit bagian dermis atau sekitar 2-3 mm. Serum yang dimasukan adalah NCTF 135 HA yang terbukti secara penelitian dapat meningkatkan kandungan fibroblast sebanyak 148%, meningkatkan stimulasi kolagen sebanyak 256% dan menurunkan radikal bebas. Fibroblast adalah sel utama dalam dermis yang berperan dalam produksi kolagen, elastin, natural hyaluronic acid dan menjaga keremajaan kulit. Namun seiring bertambah usia dan karena oksidasi radikal bebas, jumlah sel fibroblast akan semakin menurun. Oleh karenanya dengan menyuntikkan serum NCTF 135 HA maka akan meningkatkan produksi fibroblast. Kandungan serum NCTF 135 HA yaitu Hyaluronic acid yang berfungsi untuk menghidrasi kulit, 24 jenis Asam Amino yang berfungsi membantu pembentukan protein elastin dan kolagen, 12 vitamin yang berfungsi untuk menstimulasi sintesis kolagen dan mengatasi radikal bebas, 6 jenis mineral yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan metabolisme sel, 6 jenis coenzyme dan nucleic acid yang dapat menjaga metabolik sel dan memperbaiki DNA serta Glutathione sebagai antioksidan. Setelah melakukan Fibroblast Skin Booster sebanyak 5 kali, menunjukkan hasil kulit menjadi lebih glowing dan bersinar , terhidrasi, kerutan halus dan ukuran pori menurun, serta warna kulit lebih merata.

Bagaimana sahabat? Kamu tertarik mencoba treatment untuk mengecilkan pori-pori besarmu? Kamu bisa mengkontak whatsapp klinik disini.

Tags

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *