Author: nurul

  • Skincare Penghilang Bekas Jerawat? Berikut Rekomendasinya

    Skincare Penghilang Bekas Jerawat? Berikut Rekomendasinya

    Sama halnya dengan jerawat, bekas jerawat bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri. Kebiasaan memencet jerawat atau menghilangkan jerawat dengan cara yang tidak benar, bisa menimbulkan bekas jerawat. Untungnya, kini sudah banyak skincare penghilang bekas jerawat.

    Dalam artikel ini akan dibahas jenis bekas jerawat dan rekomendasi skincare untuk penghilang bekas jerawat. Yuk simak hingga selesai!

    Jenis Bekas Jerawat

    Dilansir dari health line, jenis-jenis bekas jerawat sebagai berikut :

    Bekas Jerawat Atrofi

    Bekas luka atrofi adalah cekungan datar dan dangkal yang sembuh di bawah lapisan atas kulit. Bekas luka ini umumnya disebabkan oleh jerawat kistik yang parah. Namun, jenis jerawat lain juga dapat menyebabkannya. Munculnya bekas jerawat atrofi dapat bervariasi, tergantung pada riwayat jerawat seseorang.

    Ada tiga jenis bekas jerawat atrofi:

    Boxcar

    Boxcar adalah lekukan yang luas, biasanya berbentuk kotak dengan tepi yang tajam. Bekas luka boxcar dapat disebabkan oleh jerawat, cacar air, atau varicella yang meluas, yaitu virus yang menyebabkan ruam merah dan gatal dengan lepuhan. Boxcar paling sering terbentuk di area seperti pipi bawah dan rahang, di mana kulit relatif tebal.

    Ice Pick

    Ice pick adalah bekas luka sempit berbentuk V yang dapat masuk jauh ke dalam kulit. Bekas luka ini dapat terlihat seperti lubang kecil berbentuk bulat atau oval, seperti bekas luka cacar air. Ini adalah bekas luka yang paling sulit untuk diobati karena dapat meluas jauh di bawah permukaan kulit.

    Rolling

    Bentuknya cekungan lebar yang biasanya memiliki tepi membulat dan penampilan yang tidak beraturan dan menggulung.

    Bekas Jerawat Hipertrofik dan Keloid

    Tidak seperti bekas luka atrofi, bekas luka hipertrofik dan keloid terbentuk sebagai gumpalan jaringan parut yang meninggi di tempat bekas jerawat. Hal ini terjadi ketika jaringan parut menumpuk, terkadang dari bintik-bintik jerawat sebelumnya.

    Bekas luka hipertrofik memiliki ukuran yang sama dengan jerawat yang menyebabkannya. Bekas luka keloid menciptakan bekas luka yang lebih besar dari jerawat yang menyebabkannya dan tumbuh di luar sisi tempat aslinya.

    Bekas luka hipertrofik dan keloid lebih sering terjadi pada area seperti rahang, dada, punggung, dan bahu. Orang dengan warna kulit yang lebih gelap lebih mungkin mengembangkan jenis bekas luka ini.

    Bekas luka keloid

    Bekas luka ini mirip dengan bekas luka hipertrofik, tetapi cenderung lebih tebal daripada bintik jerawat aslinya. Sering terjadi hiperpigmentasi, membuatnya lebih gelap dari kulit di sekitarnya. Bekas luka ini bisa berwarna merah atau cokelat. Mungkin juga ada rasa gatal atau nyeri.

    PIH (Hiperpigmentasi pasca-inflamasi)

    Setelah jerawat kamu sembuh, seringkali jerawat meninggalkan bercak kulit yang lebih gelap atau berubah warna. Ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya dengan sunscreen yang dapat melindungi dari matahari.

    Hiperpigmentasi dapat terjadi ketika kulit rusak karena jerawat yang parah atau jika kamu memencet jerawat. Namun, kulit akan kembali ke warna alami seiring berjalannya waktu dengan pelindung matahari yang tepat. Orang yang paling mungkin mengalami PIH adalah yang memiliki kulit yang lebih gela[ dan yang suka memencet jerawat.

    Baca juga artikel lainnya : Kulit Berjerawat? Simak Solusi Untuk Kulit Berjerawat!

    Penyebab Bekas Jerawat

    Skincare Penghilang Bekas Jerawat

    Saat jerawat sembuh, tubuh kamu mulai menyembuhkan breakout jerawat yang terjadi. Terkadang kulit akan sembuh dalam 7 hingga 10 hari tanpa meninggalkan bekas.

    Bekas jerawat lebih mungkin terjadi jika kamu :

    • Memiliki jerawat yang masuk jauh ke dalam kulit, seperti jerawat yang dalam dan menyakitkan, contohnya kista atau nodul jerawat. Jenis jerawat ini menyebabkan peradangan hebat pada kulit yang menyebabkan jaringan parut. Secara umum semakin dalam jerawat masuk ke dalam kulit kamu, semakin besar kemungkinannya untuk menyebabkan bekas luka.
    • Memencet jerawat atau menggaruk jerawat. Mencoba menghilangkan jerawat dengan cara ini dapat meningkatkan peradangan, yang menyebabkan jaringan parut.
    • Gen memang berpengaruh terhadap kulit kita. Memiliki keluarga dekat yang mengalami bekas jerawat sehingga membuat kulit kita lebih mudah berbekas.

    Setelah kulit kamu sembuh, kamu mungkin melihat bekas jerawat yang cekung atau menonjol. Jenis bekas luka yang kamu alami tergantung pada seberapa banyak kolagen yang diberikan ke kulit yang dibuat oleh tubuh selama proses penyembuhan.

    Seberapa Umum Bekas Jerawat?

    Dilansir dari clevelandclinic, bekas jerawat sangat umum. Sekitar 80% orang yang berusia antara 11 dan 30 tahun akan mengalami jerawat dan satu dari lima dari populasi tersebut akan mengalami bekas jerawat. Remaja adalah yang paling sering terkena dampaknya dan hampir 90% dari mereka akan berjerawat. Remaja berjerawat karena perubahan hormon mereka. Orang dewasa memiliki stres, lingkungan, siklus menstruasi, produk berbasis minyak, dan pil KB sebagai penyebabnya, meskipun hormon masih dapat berperan.

    Solusi Alami untuk Mengatasi Bekas Jerawat

    Banyak orang mencari solusi alami untuk menghilangkan bekas jerawat, meskipun manfaatnya belum sepenuhnya dipahami. Namun, perlu diingat bahwa beberapa solusi alami dapat menyebabkan iritasi atau masalah lain, sehingga penggunaan harus dilakukan dengan hati-hati.

    Beberapa bahan alami yang sering digunakan untuk mengatasi bekas jerawat meliputi :

    • Black Seed Oil (minyak jintan hitam) : Dikenal dapat meratakan pigmentasi kulit, minyak ini dapat menjadi pilihan untuk mengurangi warna yang tidak merata pada bekas jerawat.
    • Rosehip Oil (minyak rosehip) : Terbukti membantu mengurangi perubahan warna pada bekas luka pasca operasi, minyak rosehip menjadi alternative alami yang menarik.
    • Madu : Selain membantu penyembuhan luka, madu juga dapat mengurangi kemungkinan timbulnya jerawat di masa depan.
    • Lidah Buaya : Dipadukan dengan madu manuka, lidah buaya dapat mempercepat proses penyembuhan tanpa meninggalkan bekas luka yang signifikan

    Meskipun pengobatan alami dapat menjadi opsi menarik, konsultasikan dengan ahli kulit sebelum menggunakannya. Pastikan untuk melakukan uji coba kecil terlebih dahulu untuk menghindari potensi iritasi atau reaksi negatif pada kulit kamu.

    Rekomendasi Produk Skincare Cyskin Penghilang Bekas Jerawat

    Cyskin Tranex Peptide Dark Spot Serum

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Tranex Peptide, Hyaluronic Acid, Kiwi Fruit Extract, Probiotik Lactobacillus, berfungsi untuk melembapkan kulit secara optimal, membantu meratakan warna kulit, mencerahkan wajah, dan memudarkan tampilan noda gelap pada wajah. Kamu dapat membeli produk tranex peptide dark spot serum disini!  

    Cyskin Azaclear Centella Serum

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif superstar berupa Azeclair®, Niacinamide dan Centella, efektif untuk menghidrasi kulit, membantu mengatasi jerawat, mengurangi PIE, PIH, mengontrol sebum serta menghaluskan kulit. Kamu dapat membeli produk azaclear centella serum disini!

    Itulah jenis bekas jerawat dan rekomendasi skincare untuk mengatasi bekas jerawat. Apabila kamu tertarik untuk membeli produk cyskin lainnya, kamu dapat melakukan checkout disini! Jangan lupa untuk mengikuti akun Instagram kami disini

  • Jerawat Batu Emang Ganggu! Kenali Cara Mengatasinya.

    Jerawat Batu Emang Ganggu! Kenali Cara Mengatasinya.

    Jerawat batu dapat disebut sebagai jerawat kistik. Jerawat batu adalah jenis jerawat yang paling serius. Jerawat ini berkembang ketika kista terbentuk jauh di bawah kulit.  Jerawat jenis ini terbentuk saat pori-pori kulit terinfeksi dan meradang, menciptakan lesi yang penuh dengan nanah di dalamnya.

    Lantas, apa itu jerawat batu, penyebab, dan cara mengatasinya? Yuk simak pembahasannya dalam artikel dibawah!

    Apa Itu Jerawat Batu?

    Jerawat batu adalah jerawat yang besar, merah, dan menyakitkan di dalam kulit. Jerawat dimulai ketika pori-pori di kulit tersumbat, biasanya oleh sel kulit mati. Bakteri juga dapat terperangkap, menyebabkan area tersebut menjadi merah dan bengkak.

    Jenis jerawat ini mungkin terasa sakit atau gatal. Jika kista pecah, infeksi dapat menyebar dan menyebabkan lebih banyak jerawat. Jerawat ini dapat bertahan selama bertahun-tahun. Ini dapat mempengaruhi area kulit yang luas dan meninggalkan bekas luka.

    Jerawat batu cenderung terjadi pada orang dengan kulit berminyak. Jerawat ini lebih sering terjadi pada remaja, wanita, dan orang dewasa yang lebih tua dengan ketidakseimbangan hormone. Biasanya jerawat jenis ini dapat membaik seiring bertambahnya usia. Namun, benjolan yang membandel dan menyakitkan tidak akan hilang dengan sendirinya.

    Penyebab Jerawat Batu

    Dilansir dari webmd, hormone yang disebut androgen berperan. Ketika kamu remaja, kadar androgen akan meningkat. Hal ini menyebabkan perubahan pada kulit kamu yang menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat.

    Hal-hal lain yang dapat menyebabkan jerawat antara lain:

    • Menstruasi wanita
    • Kehamilan
    • Menopause
    • Sindrom ovarium polikistik
    • Obat-obatan tertentu
    • Beberapa produk perawatan kulit
    • Pakaian yang terlalu ketat
    • Kelembapan tinggi atau berkeringat

    Mungkin kamu pernah mendengar sebaliknya, namun hal ini tidak menyebabkan jerawat:

    • Cokelat
    • Makanan berminyak
    • Makanan pedas

    Komplikasi Jerawat Batu

    Jerawat batu dapat meninggalkan bekas permanen pada kulit kamu, termasuk:

    • Lubang yang dalam dan kecil (ice pick scars)
    • Lubang yang lebih lebar
    • Lekukan yang besar dan tidak rata

    Baca Juga Artikel Lainnya : Kulit Berjerawat? Simak Solusi Untuk Kulit Berjerawat!

    Cara Mengatasi Jerawat Batu

    Jerawat Batu

    Tingkat keparahan jerawat batu, perawatan yang dijual bebas (OTC) untuk jerawat tidak cukup kuat untuk mengatasinya. Berarti kamu harus menemui dokter kulit untuk mendapatkan resep obat yang sesuai.

    Dilansir dari healthline, dokter mungkin akan merekomendasikan satu atau beberapa treatment ini:

    Isotretinoin

    Isotretinoin (Accutane), obat resep yang kuat, dianggap sebagai obat yang paling efektif untuk mengatasi jerawat batu. Obat ini berasal dari bentuk vitamin A yang kuat, diminum dalam bentuk tablet setiap hari.

    Sekitar 85 persen orang yang mengkonsumsinya mengalami perbaikan dalam waktu empat hingga enam bulan. Perlu diketahui ada beberapa risiko serius yang terkait dengan penggunaan isotretinoin.

    Bicaralah dengan dokter jika kamu mengalami hal-hal berikut:

    • Gangguan suasana hati baru atau memburuk
    • Penyakit radang usus
    • Sakit kepala atau mimisan yang terus menerus
    • Memar
    • Peradangan kulit
    • Ada darah dalam urine
    • Nyeri otot dan sendi

    Antibiotik Oral

    Antibiotik oral dapat digunakan untuk mengobati jerawat batu jika jerawat tersebut menutupi area yang luas pada kulit kamu. Antibiotik ini bekerja dengan cara mengurangi bakteri dan peradangan yang dapat menyebabkan pembentukan jerawat batu. Namun, antibiotik tidak dapat mengurangi kelebihan minyak dan sel kulit mati.

    Antibiotik hanya boleh digunakan dalam jangka pendek, karena kekhawatiran akan resistensi bakteri. Jika antibiotik tidak efektif, maka dokter mungkin akan merekomendasikan untuk mulai menggunakan isotretinoin.

    Efek samping yang mungkin terjadi dari antibiotic oral dapat meliputi :

    • Sakit perut
    • Diare
    • Mual
    • Sensitivitas pada sinar matahari
    • Muntah
    • Retinoid Topikal

    Retinoid topikal juga berasal dari vitamin A. Namun, kekuatannya tidak sekuat isotretinoin. Mereka bekerja dengan membersihkan folikel rambut untuk menghilangkan dan mencegah jerawat yang parah.

    Retinoid terkadang digunakan bersama antibiotik topikal untuk membuatnya lebih efektif. Retinoid topikal dapat digunakan setiap hari dan tersedia dalam bentuk krim, gel, dan lotion.

    Meskipun ada satu retinoid tanpa resep (adapalene) yang saat ini tersedia, jerawat jenis ini biasanya hanya responsif terhadap formula dengan resep dokter.

    Beberapa diantaranya termasuk:

    • Avage
    • Avita
    • Differin
    • Retin-A
    • Tazorac

    Menggunakan retinoid topikal dapat membuat kulit kamu merah dan juga dapat menyebabkan pengelupasan. Efek samping ini biasanya bersifat sementara seiring dengan penyesuaian kulit terhadap obat. Retinoid dapat membuat kulit lebih rentan terhadap sengatan matahari, jadi pastikan untuk menggunakan tabir surya.

    Spironolactone

    Spironolactone (Aldactone) merupakan langkah pengobatan resep lain yang mungkin efektif untuk jerawat batu. Secara tradisional, obat ini digunakan sebagai diuretic untuk membantu mengatasi edema dan tekanan darah tinggi. Dalam hal jerawat, obat ini dapat bekerja dengan mengatur tingkat androgen berlebih yang mungkin berkontribusi pada jerawat inflamasi. Umumnya, obat ini hanya efektif pada wanita yang mengalami jerawat di daerah rahang atau bagian bawah wajah.

    Spironolactone dapat menyebabkan cacat lahir, sehingga kamu sebaiknya tidak mengkonsumsinya jika sedang merencanakan kehamilan. Orang dengan penyakit ginjal juga sebaiknya tidak menggunakan obat ini.

    Dalam sebuah studi tahun 2012 menemukan bahwa dosis 50 sampai 100 miligram (mg) per hari memberikan hasil terbaik. Namun, tidak jarang dosis mencapai 200 mg per hari.

    Hal ini mengurangi risiko efek samping, seperti:

    • Nyeri payudara
    • Pusing
    • Kelelahan
    • Sakit kepala
    • Kadar kalium darah tinggi (hyperkalemia)
    • Ketidakteraturan  menstruasi

    Kontrasepsi Oral

    Kontrasepsi oral juga merupakan opsi yang layak untuk jerawat batu pada beberapa wanita. Metode ini sangat efektif jika kamu cenderung mengalami kista jerawat selama fluktuasi hormonal terkait siklus menstruasi.

    Namun, kontrasepsi oral tidak cocok untuk semua orang. Obat ini mungkin tidak sesuai jika kamu merokok, memiliki pembukaan darah, atau sedang berusaha untuk hamil.

    Rekomendasi Treatment untuk Mengatasi Jerawat Batu di Calysta Skin Clinic

    Acne Injection Treatment

    Terapi suntik intralesi pada titik jerawat nodul yang berfungsi untuk menghilangkan radang sekaligus menghentikan infeksi jerawat. Diindikasikan untuk mengatasi jerawat nodul, papul, dan pustula.

    Peeling Acne Treatment

    Menggunakan cairan peeling Salicylic acid untuk mengangkat sel kulit mati dan mengurangi radang jerawat.

    Blue Light Acne Treatment

    Treatment menggunakan lampu PDT sinar biru. Treatment ini diindikasikan untuk jerawat ringan sampai berat.

    IPL Acne

    IPL (Intense Pulse Light) adalah metode penyinaran dengan berbagai macam panjang gelombang dari 420 – 1200 nm, yang dapat diserap oleh lapisan dalam kulit dan diubah menjadi energy panas. IPL acne diindikasikan untuk kulit berminyak dan komedo juga jerawat.

    Itulah pengertian jerawat batu, penyebabnya, dan cara mengatasi jerawat batu serta rekomendasi treatment untuk mengatasi jerawat batu di Calysta Skin Clinic. Jika kamu tertarik untuk melakukan booking treatment di Calysta Skin Clinic, kamu dapat menghubungi nomor whatsapp disini! Jangan lupa untuk mengikuti akun instagram kami disini!

  • Kulit Berjerawat? Simak 9 Solusi Treatment Untuk Kulit Berjerawat!

    Kulit Berjerawat? Simak 9 Solusi Treatment Untuk Kulit Berjerawat!

    Jerawat adalah kondisi kulit yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat oleh minyak dan sel kulit mati. Hal ini menyebabkan komedo putih, komedo hitam, atau jerawat. Jerawat paling sering terjadi di kalangan remaja, walaupun dapat dialami dari segala usia. Salah satu cara mengatasi untuk kulit berjerawat adalah dengan treatment.

    Treatment untuk kulit berjerawat, bisa mengatasi berbagai permasalahan jerawat membandel. Tergantung tingkat keparahannya, jerawat kamu secara perlahan dapat sembuh. Semakin awal langkah perawatan diambil, semakin kecil kemungkinan jerawat mengalami kondisi yang parah.

    Penyebab Kulit Berjerawat

    Jerawat muncul sebagai akibat dari berbagai faktor yang dapat mempengaruhi folikel rambut dan kelenjar minyak di kulit. Beberapa penyebab umum munculnya jerawat meliputi :

    1. Produksi Sebum Berlebihan

    Sebum adalah zat berminyak yang memberikan penghalang pelindung untuk kulit kamu, dia juga berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit. Jika produksi sebum berlebihan, dapat menyebabkan pori-pori tersumbat dan jerawat berkembang.

    2. Sel Kulit Mati yang Menumpuk

    Sel kulit kamu sering berganti untuk memberi ruang bagi banyak sel untuk tumbuh. Namun, jika sel kulit mati tidak terkelupas dengan baik maka dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

    3. Bakteri

    Sejumlah kecil bakteri secara alami hidup di kulit kamu. Bakteri Propionibacterium acnes yang hadir secara alami di kulit dapat berkembang biak di dalam pori-pori yang tersumbat sehingga menyebabkan peradangan dan pembentukan jerawat.

    4. Hormonal

    Fluktuasi hormon, seperti yang terjadi selama masa pubertas, menstruasi, kehamilan, atau penggunaan kontrasepsi hormonal dapat memicu produksi sebum yang lebih tinggi sehingga jerawat muncul.

    5. Diet

    Bukti ilmiah terbaru menunjukkan bahwa diet tinggi karbohidrat dapat membuat berjerawat. Diet tinggi karbohidrat olahan (seperti roti putih, kue, dan biskuit) yang memiliki indeks glikemik tinggi dapat meningkatkan perkembangan dan tingkat keparahan jerawat, Sebaiknya kurangi cemilan seperti keripik atau es krim, beralihlah ke biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan makanan berprotein tinggi.

    6. Stres

    Stres dapat memperburuk jerawat dengan menyebabkan pelepasan bahan kimia inflamasi yang disebut neuropeptide dan perubahan hormon. Bahkan stress yang “baik”, seperti bersiap-siap untuk acara pernikahan, dapat memicu timbulnya jerawat di wajah. 

    7. Memakai Produk yang Tidak Cocok

    Kamu mungkin bereksperimen dengan beberapa produk perawatan kulit dalam setahun. Dari mengganggu produk atau menambahkan produk baru sebelum melihat perubahan yang dilalui dengan membeli produk tersebut. Apalagi apabila produk tidak sesuai dengan jenis kulit kamu atau mengandung bahan-bahan yang menyebabkan iritasi dan jerawat.

    Bahkan produk anti-jerawat pun dapat menyebabkan noda jika kamu menggunakannya terlalu banyak. Perlu diingat bahwa membutuhkan waktu bagi kulit untuk berubah menjadi lebih baik.

    Apakah Jenis Jerawat Berbeda?

    Treatment Untuk Kulit Berjerawat

    Melansir dari healthline, whiteheads dan blackheads, yang keduanya disebut sebagai komedo adalah lesi jerawat yang paling umum.

    Blackheads atau komedo terbuka, terbuka di permukaan kulit kamu. Oksigen di udara (bukan kotoran) memberikan warna gelap pada bagian atas jerawat ini.

    Whiteheads atau komedo tertutup, tertutup sebagai benjolan yang terangkat di bawah permukaan kulit kamu. Mereka tetap berwarna daging.

    Lesi inflamasi dalam konteks jerawat merujuk pada perubahan atau bentuk yang muncul pada kulit akibat peradangan atau infeksi pada folikel rambut. Lesi inflamasi yang lebih mungkin menyebabkan bekas luka pada kulit, meliputi:

    • Papula, benjolan kecil, merah, dan terangkat ini disebabkan oleh folikel rambut yang meradang atau terinfeksi
    • Pustula, jerawat merah kecil memiliki nanah di ujung
    • Nodul, benjolan padat yang seringkali terasa nyeri ini berkembang di bawah permukaan kulit
    • Kista, benjolan besar di bawah kulit dan mengandung nanah dan biasanya terasa nyeri

    Lokasi Jerawat pada Wajah dan Penyebabnya

    Garis Rambut dan Pelipis

    Jerawat di sekitar garis rambut dan pelipis, yang disebut jerawat dahi, mungkin dipicu oleh pemakaian produk rambut tertentu. Jika itu yang terjadi, kondisi ini dikenal sebagai jerawat pomade. Baik pria maupun wanita dengan berbagai jenis kulit, bisa mengalami hal ini.

    Ketika produk rambut berminyak atau wax menyebar ke kulit wajah, produk tersebut dapat menyumbat pori -pori sehingga timbul jerawat. Menggunakan produk perawatan rambut non komedogenik dapat membantu mencegah pembentukan jerawat di sekitar garis rambut.

    Baca juga artikel lainnya : Rangkaian Skincare untuk Kulit Berminyak yang Tepat

    Zona T: Dahi, hidung, dan dagu

    Kelenjar sebasea menghasilkan sebum, yaitu zat berminyak yang melembapkan dan melindungi kulit. Produksi sebum yang berlebih dapat menyebabkan jerawat. Produksi minyak berlebih dapat berarti bahwa jerawat dapat terjadi lebih sering di area-area ini dibandingkan di bagian wajah lain.

    Sebuah penelitian di Korea Selatan, mengamati 914 orang yang berjerawat. Para peneliti menemukan hubungan antara produksi sebum dan jumlah jerawat di zona-T, yang meliputi dahi dan hidung. Orang yang lebih muda dengan jerawat memiliki lebih banyak jerawat di sekitar zona U, yang meliputi pipi dan dagu, daripada di zona T.

    Pipi

    Jerawat di pipi dapat terjadi sebagai akibat dari jerawat mechanica, yang berkembang karena gesekan pada kulit. Sebagai contoh, hal ini dapat terjadi ketika seseorang memegang ponsel di wajah mereka, ketika mereka bergerak di atas bantal saat tidur, dan ketika mereka mengenakan ponsel di telinga. Namun jerawat acne mechanica tidak terbatas pada pipi karena dapat terjadi di berbagai area tubuh tergantung pakaian atau aktivitas tertentu. Hal ini paling sering dikenali pada atlet.

    Garis Rahang

    Para ilmuwan cenderung mengaitkan jerawat di sekitar garis rahang dengan fluktuasi hormone. Namun, peneliti lain menantang dan menyanggah anggapan ini. Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa jerawat di sekitar rahang dan daGu dapat akurat memprediksi apakah seseorang mengalami gangguan hormon.

    Pada penelitian yang dilakukan tahun 2015, menemukan bahwa 39-85% wanita berjerawat memiliki jerawat yang lebih parah saat hari-hari sebelum menstruasi. Karena banyak orang yang berjerawat tidak memiliki kelainan hormon, faktor lain seperti meningkatnya kelenjar minyak pada hormone, bisa menjadi penyebabnya.

    Rekomendasi Treatment untuk Kulit Berjerawat di Calysta Skin Clinic

    1. Acne Face Injection

    Terapi suntik intralesi pada titik jerawat nodul yang berfungsi untuk menghilangkan radang sekaligus menghentikan infeksi jerawat.

    2. IPL Acne Active

    Terapi sinar polikromatik dengan panjang gelombang 400 – 900 nm yang berfungsi untuk mematikan bakteri penyebab jerawat.

    3. Botanical Oxy-Peel Acne

    Menggunakan cairan natural peeling dan serum khusus serta oxygen yang efektif mempercepat penyembuhan jerawat aktif.

    4. Peeling Acne

    Menggunakan cairan peeling Salicylic acid untuk mengangkat sel kulit mati dan mengurangi radang jerawat.

    5. Acne Clear Light

    Menggabungkan facial untuk membersihkan jerawat, dilanjutkan peeling acne dan PDT blue light therapy.

    6. Intense Acne Clear Light

    Menggabungkan facial untuk membersihkan jerawat, dilanjutkan peeling acne lalu diberikan sinar polikromatik IPL dan ditutup dengan  PDT blue light therapy.

    7. Laser Clear Acne

    Menggunakan teknologi laser Diode dengan panjang gelombang 1450 nm yang berfungsi untuk mengurangi sebum, mengatasi peradangan dan mempercepat penyembuhan jerawat.

    8. Laser Clear Acne Facial

    Menggabungkan facial untuk membersihkan jerawat dengan teknologi Laser Diode 1450nm untuk mempercepat penyembuhan jerawat.

    9. Laser Clear Acne Premium

    Menggabungkan facial untuk membersihkan jerawat dengan teknologi Laser Diode 1450nm dan IPL acne untuk mempercepat penyembuhan jerawat.

    Itulah penyebab kulit berjerawat dan rekomendasi treatment untuk kulit berjerawat di Calysta Skin Clinic. Jika kamu tertarik untuk melakukan booking di Calysta Skin Clinic, kamu bisa menghubungi lewat kontak whatsapp disini. Jangan lupa untuk mengikuti akun instagram kami agar mendapat informasi terbaru disini!

  • Rangkaian Skincare untuk Kulit Berminyak yang Tepat

    Rangkaian Skincare untuk Kulit Berminyak yang Tepat

    Saat kamu memiliki kulit berminyak, kulit akan terlihat selalu mengkilap dan kamu menggunakan beberapa lembar pembersih dalam sehari. Kulit berminyak bahkan bisa terasa berminyak bahkan terasa berminyak beberapa jam kemudian setelah dibersihkan. Penting untuk mengetahui skincare untuk kulit berminyak agar sebum kamu dapat dikontrol.

    Dalam artikel ini akan dijelaskan tanda kulit berminyak, perawatan untuk kulit berminyak serta rekomendasi skincare untuk kulit berminyak. Yuk simak!

    Tanda Kulit Berminyak

    Kulit berminyak disebabkan oleh sekresi sebum yang berlebihan. Terlalu banyak sebum yang bercampur dengan sel kulit mati dan terjebak di pori-pori dapat menyebabkan jerawat sedangkan terlalu sedikit sebum dapat menyebabkan kulit kering dan pecah-pecah.

    Tanda kulit berminyak diantaranya:

    • Penampilan yang mengkilap
    • Pori-pori yang besar atau terlihat jelas pada kulit
    • Pori-pori tersumbat dan komedo
    • Jerawat sering muncul atau sesekali
    • Make up mudah luntur

    Orang yang memiliki kulit berminyak biasanya akan mendapati bahwa make upnya bisa bercampur dengan sebum sehingga konsistensinya akan berbeda. Meskipun kulit berminyak biasanya dianggap terjadi pada masa remaja, kulit berminyak dapat terjadi pada usia berapa pun.

    Penyebab Kulit Berminyak

    1. Genetika

    Kulit berminyak biasanya karena keturunan dalam keluarga. Jika salah satu orang tua kamu memiliki kulit berminyak, kemungkinan besar kamu memiliki kelenjar sebaceous yang terlalu aktif.

    2. Pori-pori membesar

    Terkadang pori-pori bisa melebar karena usia, fluktuasi berat badan, dan jerawat sebelumnya. Pori-pori yang lebih besar juga cenderung menghasilkan lebih banyak minyak.

    3. Di mana kamu tinggal dan waktu dalam setahun

    Meskipun genetika dan usia merupakan penyebab utama kulit berminyak, tempat tinggal dan waktu dalam setahun juga dapat membuat perbedaan. Orang cenderung memiliki kulit yang lebih berminyak di iklim yang panas dan lembab. Kamu juga cenderung memiliki lebih banyak minyak di kulitmu selama musim panas dibandingkan musim gugur atau musim dingin.

    Meskipun kamu mungkin tidak bisa beraktivitas karena kulitmu yang berminyak, kamu bisa menyesuaikan rutinitas harian mu selama hari-hari dengan suhu dan kelembaban tinggi. Siapkan selalu kertas minyak untuk menyeka minyak berlebih sepanjang hari.

    4. Usia

    Meskipun kulitmu tidak berminyak, produksi minyak akan berkurang seiring bertambahnya usia. Kulit akan menua dan kehilangan protein, seperti kolagen, dan kelenjar minyak akan melambat. Salah satu keuntungan dari kulit berminyak adalah kulit mungkin tidak menunjukkan tanda-tanda penuaan secepat kulit kering. Kamu mungkin memiliki kulit berminyak sekarang, tetapi perlu untuk mengevaluasi kulit seiring bertambahnya usia. Bahkan orang yang berusia 30-an mungkin tidak memiliki komposisi kulit yang sama dengan mereka yang memiliki usia belasan dan 20-an.

    Baca Juga Artikel Lainnya : Skincare Untuk Kulit Kering? Berikut Rekomendasinya untuk Anda!

    Perawatan Rutinitas untuk Kulit Berminyak

    Melansir dari medical news today, di bawah ini adalah rutinitas perawatan kulit yang dapat membantu mengurangi minyak.

    1. Gunakan Pencuci Wajah yang Lembut

    Mencuci kulit dengan pembersih dapat menghilangkan minyak berlebih. Namun, menggunakan pembersih yang keras dapat menghilangkan semua minyak dari kulit sehingga memberikan efek sebaliknya. Jika pembersih terlalu kering, hal ini dapat menyebabkan kulit memproduksi lebih banyak minyak untuk menyesuaikan diri.

    Oleh karena itu, disarankan untuk mencari kombinasi yang seimbang antara membersihkan minyak dan menjaga hidrasi kulit. Carilah pembersih yang memiliki pH seimbang, yang artinya memiliki tingkat keasaman yang sama dengan kulit. Pencuci wajah juga tidak boleh mengandung bahan kimia dan sabun yang keras, seperti alkohol.

    2. Gunakan toner

    Toner adalah cairan yang digunakan setelah membersihkan wajah. Toner dapat memiliki beberapa manfaat yang dapat membantu kulit berminyak. Sebagai contoh, toner dapat berupa :

    • Eksfoliasi kulit, yang berarti mengangkat sel kulit mati
    • Astringen, yang berarti mengencangkan kulit
    • Humektan, yang berarti menarik kelembapan pada kulit tanpa menambahkan minyak

    Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Contohnya, toner eksfoliasi mengandung asam, seperti salicylic acid atau alpha-hydroxy acids. Mereka dapat menghaluskan permukaan kulit dan dapat membantu mengatasi jerawat. Namun, asam-asam ini dapat mengiritasi beberapa jenis kulit dan meningkatkan sensitivitas terhadap sinar UV.

    Sedangkan astringen menarik kelembapan dari kulit, menyebabkan jaringan mengencang. Hal ini dapat membuat pori-pori terlihat lebih kecil, tetapi dapat membuat kulit menjadi kering. Orang harus melakukan uji coba produk baru pada area kecil di kulit sebelum mengaplikasikannya pada wajah agar mengetahui respon dari kulit.

    3. Gunakan Pelembap

    Banyak orang dengan kulit berminyak menghindari pelembap karena percaya bahwa kulit akan terlihat lebih berminyak. Namun, tidak semua pelembap itu berminyak atau berat. Beberapa pelembap menambah kelembapan pada kulit tanpa menambah minyak sehingga membuatnya terasa lembut dan terhidrasi.

    Untuk menemukan pelembap yang cocok, orang dengan kulit berminyak dapat mencari produk yang mengandung :

    • Humektan, seperti hyaluronic acid atau lidah buaya
    • Pelembap yang tidak berminyak, seperti ceramide
    • Niacinamide atau vitamin B3

    4. Gunakan Sunscreen

    Jika kamu sering menghabiskan waktu di luar ruangan, kamu perlu menggunakan sunscreen untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari. American Academy of Dermatology Association (AAD) merekomendasikan untuk memakai setidaknya SPF 30. Carilah sunscreen yang non komedogenik dan bebas minyak.

    5. Gunakan Kertas Penyerap

    Kertas penyerap adalah lembaran kertas yang mudah dibawa, mereka dapat menarik minyak dari kulit. Kertas ini tidak mengurangi produksi sebum, tetapi dapat mengurangi kilap sepanjang hari. Caranya, tepuk dengan lembut pada kulit, tapi jangan digosok, karena ini hanya akan menyebarkan minyak.

    Rekomendasi Skincare Untuk Kulit Berminyak

    Berikut adalah rekomendasi skincare untuk kulit berminyak dari Cyskin :

    1. Clarifying Gentle Face Cleanser

    skincare untuk kulit berminyak

    Face Cleanser yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Seboclear™ dan Witch Hazel, berfungsi untuk mencegah timbulnya komedo, jerawat serta membersihkan pori dan kulit wajah tanpa meninggalkan rasa kering.

    2. BHA Exfoliating Toner

    skincare untuk kulit berminyak

    Exfoliating Toner yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Salicylic Acid, Green Tea dan Zinc Sulfate, berfungsi untuk menyegarkan, membantu mengatasi jerawat serta mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit tampak cerah dan halus.

    3. Acne Treatment Serum

    skincare untuk kulit berminyak

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Seboclear ™ , Salicylic Acid, Zinc dan Green Tea, berfungsi untuk mengurangi peradangan akibat jerawat serta mencegah timbulnya komedo dan jerawat.

    4. Pure Balance Moist Cream Gel

    Moisturizer yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Seboclear, Ceramide dan Natural Soothing Extract, berfungsi untuk melembapkan, mengoptimalkan mikrobiota kulit, membantu mengurangi tampilan pori, mengurangi peradangan serta menyeimbangkan produksi sebum.

    5. Daily Sun Protect & Clear

    Sunscreen Hybrid yang diformulasikan untuk melindungi kulit dari efek buruk paparan UVA dan UVB. Diperkaya dengan kandungan Niacinamide yang berfungsi untuk membantu mengurangi peradangan akibat iritasi dan jerawat.

    6. Acne Clarifying Night Cream

    Night Cream yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Seboclear, Salicylic Acid, Zinc dan Green Tea, berfungsi untuk melembapkan kulit, mengurangi produksi sebum serta mengurangi peradangan akibat jerawat.

    Itulah tanda kulit berminyak, perawatan untuk kulit berminyak serta rekomendasi skincare untuk kulit berminyak. Apabila kamu tertarik untuk membeli rangkaian produl Cyskin Skincare untuk kulit berminyak, kamu dapat mengklik linknya disini!

  • Skincare Untuk Kulit Kering? Berikut Rekomendasinya untuk Anda!

    Skincare Untuk Kulit Kering? Berikut Rekomendasinya untuk Anda!

    Kulit kering membuat kulit terlihat bersisik, kasar, dan gatal. Lokasi bercak kering terbentuk berbeda – beda pada setiap orang. Ini adalah kondisi umum yang yang dapat terjadi pada orang dari segala usia. karena itu, penting untuk mencari tahu skincare untuk kulit kering agar wajahmu bisa terawat dengan baik.

    Kulit kering terjadi ketika kulit kamu kehilangan terlalu banyak air dan minyak. Banyak penyebab dari kulit kering, termasuk karena sinar matahari, sabun yang keras. Istilah medis untuk kulit kering adalah xerosis.

    Tanda Kulit Kering

    Melansir dari American Academy of Dermatology, berikut adalah tanda kulit kering : 

    Dehidrasi

    Kulit yang terlalu kering telah kehilangan banyak kelembapan, sehingga terlihat dehidrasi. Tanda-tanda kulit yang mengalami dehidrasi meliputi kekeringan, garis-garis halus yang lebih terlihat, dan gatal.

    Bersisik, Tekstur Kasar

    Ketika kulit kehilangan kelembapan yang cukup, kulit mulai mengelupas. Hal ini menyebabkan tekstur yang kasar.

    Retak-retak pada Kulit

    Saat kulit mengering, kulit akan menyusut. Penyusutan ini menyebabkan terbentuknya retakan. Beberapa retakan dapat menjadi dalam dan mungkin berdarah.

    Gatal

    Beberapa orang yang memiliki kulit yang terlalu kering mengatakan bahwa kulit mereka terasa gatal sepanjang (atau hampir sepanjang) waktu. Rasa gatal yang hampir terus-menerus dapat membuat kamu sulit untuk fokus pada tugas sehari-hari, seperti mengemudi atau menyelesaikan pekerjaan. Rasa gatal dapat membuat kamu sulit tidur dan dapat membangunkan kamu dari tidur nyenyak.

    Kulit Terasa Nyeri, Mungkin Menyengat atau Terbakar

    Kulit yang kering, pecah-pecah, atau kasar sering kali terasa nyeri. Ketika sesuatu menyentuh kulit yang sudah terasa sakit, seperti air, beberapa orang mengatakan kulit mereka terbakar. Dalam iklim yang dingin dan kering, hal ini dapat terjadi pada penata rambut dan orang lain yang sering menggunakan tangan yang basah saat bekerja.

    Keriput Dengan Tekstur yang Kasar dan Kendur

    Apabila kulit kehilangan banyak kelembapan, maka kulit akan berkerut dan teksturnya menjadi kasar. Seiring bertambahnya usia, kulit juga menjadi kendur. 

    Infeksi kulit

    Kulit yang terlalu kering memiliki celah pada lapisan luarnya. Hal ini memungkinkan kuman masuk ke dalam, yang dapat menyebabkan infeksi kulit. Tanda-tanda infeksi adalah:

    • Kerak kuning pada kulit
    • Area kulit mengeluarkan nanah atau cairan lain
    • Bengkak dan perubahan warna

    Kulit Mengelupas

    Lapisan luar kulit kita terus menerus memperbarui dirinya sendiri. Saat melakukannya, tubuh melepaskan sel-sel kulit mati. Kamu biasanya tidak melihat pelepasan ini. Ketika kulit melepaskan lebih dari jumlah sel kulit yang normal, seperti ketika kulit menjadi sangat kering, kulit dapat terkelupas.

    Kulit Terasa Kasar, Iritasi, dan Nyeri

    Ketika kulit menjadi sangat kering, kulit dapat terasa kasar karena pecah-pecah dan berdarah. Kulit tangan seorang penderita memiliki torehan dan luka yang berdarah.

    Penyebab Kulit Kering

    Kulit kering dapat menyerang siapa saja. Namun, beberapa faktor risiko meningkatkan peluang kamu terkena kulit kering, termasuk:

    Usia

    Orang dewasa yang lebih tua lebih mungkin mengalami kulit kering. Seiring bertambahnya usia, pori-pori kamu secara alami menghasilkan lebih sedikit minyak, sehingga meningkatkan risiko kulit kering.

    Riwayat Medis

    Kamu lebih mungkin mengalami eksim atau dermatitis kontak alergi jika kamu memiliki riwayat kondisi ini atau penyakit alergi lainnya dalam keluargamu.

    Musim

    Kulit kering lebih sering terjadi pada musim gugur dan musim dingin, ketika tingkat kelembapan relatif rendah. Pada musim panas, tingkat kelembapan yang lebih tinggi membantu mencegah kulit kamu mengering.

    Kebiasaan Mandi

    Sering mandi atau mencuci dengan air yang sangat panas meningkatkan risiko kulit kering.

    Cara Mengatasi Kulit Kering

    Dilansir dari mayoclinic.org, langkah-langkah berikut ini dapat membantu menjaga kelembapan dan kesehatan kulit:

    Cuci Wajah Kamu dengan Lembut Setidaknya Dua Kali Sehari

    Gunakan pembersih yang lembut, bebas alkohol, dan tidak berbusa pada wajah selama dua kali sehari dan setelah berkeringat. Produk dengan asam stearat (ditemukan dalam shea butter) atau asam linoleat (ditemukan dalam minyak argan dan lainnya) dapat membantu memperbaiki kulit kamu.

    Saat kulit kamu masih lembap, oleskan obat topikal apapun yang kamu gunakan, tunggu beberapa menit (lihat kemasan obat untuk detailnya), lalu oleskan pelembab kamu. Jika kamu menggunakan kosmetik, pertimbangkan untuk memilih produk dengan bahan dasar krim atau minyak. Gunakan pelembab yang mengandung sunscreen atau sunscreen berspektrum luas dengan SPF minimal 30, bahkan pada hari mendung. Oleskan sunscreen dengan banyak dan oleskan kembali setiap dua jam – atau lebih sering jika kamu berenang atau berkeringat.

    Moisturizer

    Oleskan pelembap beberapa kali sehari, terutama saat kulitmu terasa kering dan setelah mencuci tangan atau mandi, saat kulit kamu masih lembab. Tanyakan kepada dokter tentang pro dan kontra berbagai produk untuk kulit dan kondisi kamu.kamu mungkin perlu mencoba beberapa produk sebelum menemukan produk yang kamu sukai, yang membantu kamu dan yang akan kamu gunakan secara teratur.

    Carilah bahan-bahan yang dapat menyembuhkan seperti urea, ceramide, asam lemak dan gliserol (juga dikenal sebagai gliserin), shea butter, dan cocoa butter. Carilah produk bebas pewangi yang tidak menyebabkan jerawat (non comedogenic) dan tidak mengandung zat penyebab alergi (hypoallergenic). Hindari produk yang mengandung sodium lauryl sulfate, yang bersifat mengeringkan.

    Kamu harus mengoleskan pelembap dalam jumlah yang tepat dan luangkan waktu untuk memijat pelembap dengan lembut ke dalam kulitmu. Jika kamu tidak yakin berapa banyak yang harus dioleskan, hubungi dokter kulitmu.

    Baca juga artikel lainnya : Rahasia Kecantikan! Manfaat DNA Salmon untuk Kulitmu

    Gunakan Air Hangat dan Batasi Waktu Mandi.

    Mandi atau berendam dalam waktu lama dan air panas dapat menghilangkan minyak alami kulitmu.  Batasi mandi tidak lebih dari sekali sehari dan tidak lebih dari 5-10 menit. Gunakan air hangat, bukan air panas. Air panas menghilangkan kelembapan kulit, yang memperburuk kulit kering. Mandi atau berendam selama lima menit dengan air hangat dapat menambah kelembapan pada kulit kamu.

    Untuk mengeringkan kulit setelah mandi, tepuk-tepuk kulit kamu dengan lembut menggunakan handuk bersih dan kering. Menggosok kulit kamu hingga kering dapat mengiritasi kulit yang sangat kering. Biarkan kulit kamu sedikit lembap lalu oleskan pelembab (sebaiknya krim atau salep). Melakukan hal ini dalam waktu lima menit setelah mandi akan membantu mengunci kelembapan pada kulit.

    Gunakan Sabun Pelembap yang Bebas Pewangi

     Untuk mencuci tangan, gunakan sabun pelembab bebas pewangi (hipoalergenik). Kemudian oleskan krim pelembab saat tangan kamu masih lembap. Jika kamu  mencuci piring, berkebun, atau merendam tangan kamu dalam air sepanjang hari, kamu dapat memperburuk kondisi kulit kamu yang sudah kering. Mengenakan sarung tangan yang menjaga kulit kering kamu agar tidak basah dapat membantu pemulihan kulit kamu.

    Skincare Untuk Kulit Kering

    Berikut adalah rekomendasi skincare untuk kulit kering dari Cyskin:

    Liquorice Glow Face Cleanser

    Skincare Untuk Kulit Kering

    Face Cleanser yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Licorice, Witch Hazel dan Niacinamide, berfungsi untuk membersihkan melembabkan dan mencerahkan wajah. Cocok untuk tipe jenis kulit dry and dull skin.

    Hydraglow Essence Toner

    Skincare Untuk Kulit kering

    Essence Toner yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Hyaluronic Acid, Niacinamide dan Licorice Extract,
    berfungsi untuk menyegarkan, melembabkan, mencerahkan kulit kusam serta memaksimalkan penyerapan
    skincare selanjutnya. Cocok untuk tipe jenis kulit dry dan dull skin.

    Glow Whitening Serum

    Skincare Untuk Kulit kering

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Arbutin, Rainbow Algae, Daisy Flower Extract dan Licorice Extract,
    berfungsi untuk menghidrasi, membantu mencerahkan wajah serta mengurangi tampilan noda hitam.

    Nah itulah rekomendasi produk skincare untuk kulit kering. Apabila kamu tertarik untuk membeli produk Cyskin, kamu dapat mengklik link disini.

  • Treatment PRP Untuk Kulit: Manfaat, Prosedur, dan Harganya

    Treatment PRP Untuk Kulit: Manfaat, Prosedur, dan Harganya

    Treatment Platelet Rich Plasma (PRP) semakin populer untuk berbagai kondisi, mulai dari cedera akibat olahraga hingga rambut rontok. Perawatan ini menggunakan sel darah pasien sendiri untuk mempercepat penyembuhan di area tertentu.

    Apa itu Platelet Rich Plasma?

    Plasma adalah bagian cairan dari seluruh darah. Plasma sebagian besar terdiri dari air dan protein, dan menyediakan media bagi sel darah merah, sel darah putih dan trombosit untuk beredar ke seluruh tubuh. Platelet, juga disebut trombosit, adalah sel darah yang menyebabkan pembekuan darah, serta fungsi pertumbuhan dan penyembuhan lainnya yang diperlukan.

    Melansir dari hopkinsmedicine, platelet-rich plasma terdiri dari dua elemen: plasma, atau bagian cairan darah, dan trombosit, sejenis sel darah yang berperan penting dalam penyembuhan di seluruh tubuh. Trombosit terkenal karena kemampuannya membeku, tetapi juga mengandung faktor pertumbuhan yang dapat memicu reproduksi sel dan merangsang regenerasi jaringan atau penyembuhan di area yang dirawat. Platelet-rich plasma adalah darah yang mengandung lebih banyak trombosit daripada biasanya.

    Untuk membuat platelet-rich plasma, dokter mengambil sampel darah dari pasien dan memasukkannya ke dalam alat yang disebut centrifuge yang dengan cepat memutar sampel, memisahkan komponen lain dari darah dari trombosit dan memusatkannya di dalam plasma. Menurut para pakar, injeksi treatment PRP terlihat aman, dengan tingkat komplikasi yang rendah.

    Manfaat dari Treatment PRP

    Treatment PRP bermanfaat untuk peremajaan kulit. Namun, masih banyak juga manfaat lain dari treatment PRP, diantaranya :

    • Mengurangi keriput dan kamu penuaan lainnya
    • Mengatasi bopeng bekas jerawat
    • Merangsang pertumbuhan jaringan kolagen
    • Meremajakan kulit secara alami
    • Mempercepat proses pemulihan

    Selain untuk hal yang disebutkan diatas, treatment PRP juga efektif dalam mengobati kebotakan pada pria, baik dalam mencegah kerontokan rambut maupun mendorong pertumbuhan rambut baru. PRP dapat membantu stimulasi pertumbuhan rambut setelah transplantasi rambut.

    Resiko dan Efek Samping Perawatan PRP

    Suntik PRP adalah prosedur yag berisiko rendah dan biasanya tidak menyebabkan efek samping yang besar. Prosedur ini melibatkan pengambilan darah, jadi kamu harus memastikan bahwa kamu terhidrasi dan sudah makan sebelumnya untuk mencegah rasa pusing. Setelah prosedur, kamu mungkin akan mengalami rasa sakit dan memar di tempat suntikan.

    Karena suntikan PRP terdiri dari sel dan plasma pasien, risiko reaksi alergi jauh lebih rendah dibandingkan dengan obat suntik lainnya seperti kortikosteroid. Resiko yang jarang terjadi saat melakukan perawatan PRP diantaranya :

    • Pendarahan
    • Kerusakan jaringan
    • Infeksi
    • Cedera saraf

    Jika kamu ingin melakukan treatment PRP, pastikan untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter agar kamu mengetahui manfaat dan resikonya.

    Hubungan PRP Dengan Perawatan Kecantikan

    Manfaat plasma kaya trombosit sangat besar, terutama jika dikombinasikan dengan perawatan dan prosedur perawatan kecantikan lainnya. Hal ini karena PRP membantu mempercepat pemulihan dengan menyembuhkan jaringan lunak dan memproduksi sel-sel baru dan sehat.

    Dilansir dari bridgestobeauty, berikut adalah lima cara kosmetik yang dapat dibantu oleh PRP:

    1. PRP sebagai Pengisi Wajah

    Banyak pasien yang beralih ke dermal filler seperti BELOTERO BALANCE® dan JUVÉDERM® untuk berbagai masalah mereka. Suntikan ini sangat berguna untuk mengisi kerutan, garis-garis halus, dan kehilangan volume, tetapi meskipun seringkali mengandung bahan alami seperti asam hialuronat (HA), mereka masih merupakan bahan asing.

    Sayangnya, meskipun jarang terjadi, ada kemungkinan bagi beberapa pasien untuk menolak atau memiliki reaksi alergi terhadap zat-zat ini.

    PRP menawarkan hasil yang serupa dengan filler yang dapat disuntikkan dengan merangsang produksi kolagen alami tubuh. Hal ini penting karena kolagen bertanggung jawab atas kekuatan, kesehatan, dan elastisitas kulit, yang berarti Kamu dapat memperoleh kulit yang lebih halus, kencang, dan tampak lebih penuh setelah injeksi PRP.

    2. PRP dengan Microneedling

    Baik itu keriput, bekas jerawat, masalah pigmentasi, atau noda wajah lainnya, microneedling dengan Dermapen® adalah salah satu cara paling efektif untuk memperbaiki tampilan dan penampilan kulit wajah Anda.

    Selama perawatan microneedling, Dermapen® akan membuat serangkaian tusukan kecil (luka mikro) di kulit. Proses ini akan mendorong respons penyembuhan alami, dan pada gilirannya, memperkuat kulit.

    Dengan menambahkan PRP ke dalam perawatan microneedling Anda, Kamu dapat mencapai peningkatan yang lebih baik pada kualitas dan penampilan kulit. Selain itu, PRP membantu mempercepat proses pemulihan.

    3. PRP untuk Pertumbuhan Rambut

    Salah satu aplikasi PRP yang paling menjanjikan berasal dari kemampuannya untuk mengatasi kerontokan rambut. Karena PRP membantu meningkatkan kolagen dan menyembuhkan sel-sel yang tidak aktif atau terluka, PRP dapat membantu merangsang pertumbuhan rambut. Faktor pertumbuhan dalam plasma yang kaya trombosit meningkatkan suplai darah di folikel untuk meningkatkan pertumbuhan rambut.

    Baca Juga Artikel Lainnya : Rahasia Kecantikan! Manfaat DNA Salmon untuk Kulitmu

    4. PRP Dengan Perawatan Laser

    Perawatan laser membantu mengencangkan kulit, memperbaiki pigmentasi, dan mengurangi munculnya kerutan dan garis-garis halus. Perawatan laser dapat berupa ablatif (di mana lapisan atas kulit dihilangkan) atau non ablatif (di mana tidak ada kulit yang dihilangkan).

    Ketika PRP ditambahkan ke peremajaan kulit dengan laser, Kamu sering kali dapat sembuh lebih cepat dari perawatan laser, dan karena produksi kolagen meningkat, Kamu dapat berharap untuk memperbaiki tekstur kulit untuk hasil yang tahan lama.

    5. PRP dengan Pencangkokan Lemak

    Pencangkokan lemak (juga dikenal sebagai transfer lemak) adalah prosedur dimana operasi sedot lemak digunakan untuk memindahkan lemak dari satu area tubuh ke area lain. Untuk prosedur ini, lemak diambil dari area yang memiliki lemak berlebih (biasanya perut, pinggul, atau paha). Lemak ini diproses dan kemudian disuntikkan ke area tubuh yang ingin Kamu tambah volumenya (biasanya wajah atau payudara).

    Ketika PRP ditambahkan ke dalam pencangkokan lemak, pemulihan dan penyembuhan dipercepat, ada kemungkinan lebih tinggi dari lemak untuk bertahan dalam proses, dan cenderung ada lebih sedikit efek samping (memar dan bengkak) di tempat suntikan.

    Prosedur Treatment PRP di Calysta Skin Clinic

    Treatment PRP

    1. Wajah dibersihkan terlebih dahulu dengan milk cleanser kemudian lanjut facial wash

    2. Sisa facial wash dibersihkan dan diangkat dengan toner

    3. Oles area yang akan dilakukan microneedle dengan anestesi topikal (anesten) secara merata kemudian tunggu lebih kurang selama 45-60 menit

    4. Siapkan serum, karena menggunakan plama darah (PRP), lakukan sentrifugasi dari darah pasien sebanyak 5-10 cc, setelah itu ambil plasma dan fokuskan pada bagian bawah/dasar. Saat proses ini harus cepat, dari selesai sentrifugasi sampai pengolesan tidak lebih dari 10 menit.

    5. Bersihkan anestesi topikal dengan kasa basah kemudian keringkan dengan kasa kering

    6. Bersihkan wajah dengan alcohol pads

    7. Lakukan gerakan dermapen

    8. Oles serum PRP sebelum dan selama tindakan microneedle

    9. Tunggu sampai wajah pasien kering dan oles antibiotic topical

    Harga Treatment PRP

    Calysta Skin Clinic memiliki dua jenis harga untuk PRP treatment. Yang pertama, ada 900.000 rupiah, dimana pasien akan mendapatkan PRP treatment satu kali saja. Sedangkan yang kedua, ada harga paket, 2.500.000 rupiah, dimana pasien akan mendapatkan PRP treatment sebanyak tiga kali.

    Apabila kamu tertarik untuk mencoba treatment PRP di Calysta Skin Clinic, kamu dapat menghubungi kontak whatsapp kami disini. Jangan lupa ikuti akun instagram kami disini!

  • Rahasia Kecantikan! Manfaat DNA Salmon untuk Kulitmu

    Rahasia Kecantikan! Manfaat DNA Salmon untuk Kulitmu

    Setiap wanita tentu memimpikan kulit yang glowing. Salah satu caranya adalah dengan melakukan treatment DNA Salmon yang dapat membuat kulit glowing, lembap, dan rejuvenasi kulit. Dalam artikel ini akan dijelaskan apa itu DNA Salmon, manfaat, dan rekomendasi treatment DNA Salmon. Yuk simak!

    Apa itu DNA Salmon?

    Seiring berjalannya waktu, kulit manusia akan kehilangan elastisitasnya karena faktor umur dan faktor lingkungan. Dasar dari permasalahan ini adalah kurangnya hyaluronic acid yang membantu meregenerasi sel atau berkurangnya hyaluronic acid dari waktu ke waktu karena penuaan kulit. Akibatnya kulit kamu akan kering dan terlihat kusam.

    DNA Salmon adalah jenis perawatan baru, aman, dan sudah teruji yang terdiri dari polinukleotida asam amino yang merupakan bahan penyusun DNA yang diperoleh dari ikan yang berwarna oranye cerah ini. DNA salmon atau Polydeoxyribonucleotides (PDRN) ini sepenuhnya alami dan membentuk kandungan DNA manusia, yang merupakan kunci elastisitas dan pembaruan pada sel. Ini adalah salah satu metode peremajaan kulit dimana hyaluronic acid dan molekul DNA yang diperoleh dari salmon digunakan untuk pembaruan sel di kulit. Hal ini membuat kulit mendapatkan kembali kelembapan yang dibutuhkan, berkat hyaluronic acid yang intens. Elastisitas kulit akan meningkat setelah prosedur injeksi ini dan dengan cepat memperbaiki dirinya sendiri.  

    Manfaat DNA Salmon

    1. Untuk Mengurangi Kerutan yang Disebabkan oleh Penuaan

    Selain karena efek penuaan, faktor eksternal seperti angin, udara, alkohol, merokok, sinar UV dapat menyebabkan kerusakan pada kulit. Kolagen, elastin, hyaluronic acid, dan struktur lain di kulit akan menurun sehingga kulit menjadi kering, muncul kerutan, dan garis halus. Dengan DNA Salmon, tanda penuaan kamu dapat berkurang.

    2. Mencerahkan Kulit

    Kandungan protein yang tinggi dalam ikan berwarna orange cerah ini membantu untuk pembentukan sel-sel baru di kulit. Kandungan ini memiliki efek mencerahkan kulit dan mencegah warna kulit yang tidak merata.

    3. Menyembuhkan Luka

    Polydeoxyribonucleotides (PDRN) ini mengandung hyaluronic acid murni sehingga berperan besar dalam menyembuhkan luka dan mempercepat penyembuhan. Pembuluh darah sebagai jalur oksigen dan nutrisi mampu dimaksimalkan sehingga berguna untuk perkembangan dan perbaikan sel.

    4. Melembapkan Kulit

    DNA salmon merangsang produksi hyaluronic acid  dalam sel jaringan kulit. Hyaluronic acid terkenal akan kelembapannya maka dapat meningkatkan kadar air kulit sehingga mengatasi permasalahan kulit kering. Juga dapat memperbaiki skin barrier.

    5. Mencegah Radikal Bebas

    Dampak negatif dari radikal bebas yaitu bisa membuat kulit menjadi rusak. Salah satunya, akan muncul kerutan, garis halus, kulit kendur, bintik hitam dan noda. Kandungan hyaluronic acid pada PDRN (Polideoxyribonukleat) membantu meningkatkan produksi kolagen pada kulit sehingga mampu mengatasi tanda penuaan kulit.

    Berapa Lama Efek Vaksin DNA Salmon?

    Setelah perawatan yang benar, treatment ini mempertahankan efek pertamanya selama satu tahun penuh. Namun, sangat penting untuk memperhatikan peringatan untuk melindungi kulit tidak hanya selama aplikasi tetapi juga setelahnya. Dengan vaksin ini, kamu akan memiliki kulit yang lebih muda dan kulit akan lebih cerah setiap pagi.

    Siapa yang Membutuhkan Treatment DNA Salmon?

    • Orang yang ingin tampil awet muda
    • Orang yang memiliki kulit kering
    • Orang yang memiliki tanda penuaan, seperti kerutan halus di sekitar mata atau keriput
    • Orang yang ingin memiliki kulit glowing

    Siapa Saja yang Tidak Boleh Menggunakan Treatment DNA Salmon?

    • Wanita hamil dan menyusui
    • Orang yang memiliki masalah pembekuan darah
    • Orang yang membutuhkan pengobatan/ penyakit jantung
    • Pasien diabetes yang tidak dapat dikontrol dan menggunakan insulin
    • Orang yang beresiko mengalami kelumpuhan karena beberapa penyakit
    • Orang dengan luka terbuka di area yang akan dilakukan perawatan
    • Orang yang memiliki penyakit kardiovaskular dan sedang minum obat
    • Tidak disarankan untuk orang di bawah usia 18 tahun

    Namun, semuanya tergantung kepada dokter yang akan melakukan treatment DNA Salmon pada kamu. Oleh karena itu penting untuk berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter estetik sebelum melakukan treatment.

    Baca juga artikel lainnya : Mengenali Tanda-Tanda Kulit Sensitif dan Cara Mengatasinya

    Rekomendasi Treatment DNA Salmon di Calysta Skin Clinic

    Calysta Skin Clinic merupakan klinik kecantikan yang sudah berjalan lebih dari 12 tahun dalam dunia kecantikan dan telah melayani lebih dari 90.000+ pelanggan. Selain itu, Calysta juga mempunyai 15 cabang yang tersebar di wilayah Jadetabek.  Di Bandung, Calysta memiliki 3 cabang, yaitu di Cendana, Kopo, dan Margacinta. Calysta Skin Clinic juga mempunyai cabang di Bekasi, BSD, Cimahi, Cirebon, Depok, Garut, Jakarta, Karawang, Kuningan, Sukabumi, dan Tasikmalaya. Dengan banyaknya cabang, Calysta Skin Clinic memang menjadi tempat yang tepat yang direkomendasikan untuk kamu yang ingin treatment DNA Salmon.

    Calysta menggunakan teknologi estetik terbaik dan perawatan dikerjakan oleh tenaga medis terlatih di bawah pengawasan dokter  professional dan perawatan estetik oleh beauty therapist berpengalaman juga didukung oleh teknologi estetika yang canggih. Sehingga apabila kamu melakukan treatment kamu akan mendapatkan kenyamanan yang terbaik.

    1. DNA Salmon Mesoskin

    DNA Salmon Mesoskin merupakan treatment mesotherapy menggunakan teknik microneedling pada lapisan epidermis atau superfisial dengan downtime sangat ringan. Serum yang digunakan mengandung DNA Salmon atau PDRN (Polideoxyribonukleat) , Hyaluronic acid, Peptide, Glutathione dan Carnosine yang memiliki manfaat banyak untuk kulit diantaranya memperbaiki elastisitas kulit, membantu mengurangi hiperpigmentasi & mencerahkan, mengurangi kerutan halus, merangsang aktivitas sel kulit dan meregenerasi, serta menghidrasi kulit agar tetap lembab dan plumping. Treatment DNA Salmon Mesoskin ada di semua cabang Calysta Skin Clinic.

    Permasalahan kulit : Kusam, kulit kering, oily, sensitif, keriput halus, kulit kasar, warna kulit tidak rata, Usia > 20

    2. DNA Skin Booster

    DNA Salmon

    DNA Skin Booster adalah teknik memasukkan serum secara intradermal yang dapat masuk ke dalam lapisan kulit bagian dermis. DNA Skin Booster ditujukan untuk keluhan kulit yang lebih dalam seperti melasma dan dermal hyperpigmentation, penuaan kulit seperti keriput halus, kulit kendur dan dehidrasi. Serum yang dimasukkan mengandung PDRN (Polideoxyribonukleat) dengan konsentrasi tinggi dan Hyaluronic acid crosslinked yang dapat membuat kulit lebih berisi, terhidrasi dan kenyal. Kandungan lainnya yaitu glutathione berfungsi untuk mencerahkan kulit dan sebagai antioksidan. Treatment DNA Skin Booster ada di semua cabang Calysta Skin Clinic.

    Permasalahan kulit : Kusam, melasma/hiperpigmentasi, kulit kering, oily, sensitif, keriput halus, kendur, kulit kasar, warna kulit tidak rata. Usia > 30

    Itulah pengertian DNA Salmon, manfaat, serta rekomendasi treatment yang ada di Calysta Skin Clinic. Apabila kamu tertarik untuk melakukan treatment di Calysta Skin Clinic, kamu dapat menghubungi kontak whatsapp kami disini. Jangan lupa untuk memfollow akun Instagram kami disini

  • Mengenali Tanda-Tanda Kulit Sensitif dan Cara Mengatasinya

    Mengenali Tanda-Tanda Kulit Sensitif dan Cara Mengatasinya

    Kulit sensitif adalah kondisi umum yang berarti kulit lebih rentan terhadap reaksi seperti kemerahan dan gatal. Entah karena perbedaan genetik atau iritasi kulit yang begitu parah hingga meradang dapat terjadi pada orang yang memiliki kulit sensitif. Oleh karena itu perlu berhati-hati dalam menggunakan produk skin care agar kulitnya tidak menyebabkan reaksi. 

    Dalam artikel ini akan dijelaskan cara mengetahui tanda-tanda kulit sensitif dan cara mengatasinya. Yuk simak!

    Tanda -tanda Kulit Sensitif

    1. Kulit Kamu Reaktif

    Jika kamu memiliki kulit sensitif kamu mungkin menyadari bahwa sabun, deterjen, wewangian, parfum, skin care, dan lain-lain dapat menyebabkan kulit bereaksi. Salah satu bentuknya yaitu gatal, kering, atau memerah. Selain itu, paparan dingin, matahari, dan angina bisa saja memicu ruam. Pastikan untuk menggunakan pembersih yang lembut diikuti dengan pelembap yang mengandung ceramide.

    2. Kemerahan

    Orang dengan kulit sensitif mengalami kemerahan, entah penyebabnya karena genetik seperti rosacea atau hanya reaksi terhadap bahan tertentu.  Bentuknya biasanya berupa ruam merah, benjolan merah, wajah memerah, bahkan pembuluh darah yang melebar. Biasanya kemerahan akan menghilang setelah penyebab dari kemerahan itu dihilangkan atau menggunakan obat pereda kemerahan.

    3. Kering

    Kulit kering dan kulit sensitif dapat dialami secara bersamaan. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya jerawat dan kulit pecah-pecah. Kamu mungkin mengalami lebih banyak masalah dengan kulit kering dalam cuaca yang dingin atau saat terkena angin. Menggunakan pelembap yang lembut dan melindungi kulit dari elemen tersebut dapat membantu mengatasinya.

    4. Sering Mengalami Ruam

    Kulit sensitif dapat bereaksi dengan ruam merah, kering, bersisik, atau bergelombang ketika terkena produk skin care yang tidak sesuai dengan kulit. Ruam bisa terasa tidak nyaman, tidak sedap dipandang, dan membandel. Sebaiknya periksa produk kamu terlebih dahulu dengan melakukan uji coba pada area yang tidak mencolok. Tunggu 24 jam untuk melihat apakah timbul ruam sebelum memakainya ke seluruh wajah atau tubuh.

    5. Produk SkinCare Menyengat atau Perih

    Dimulai dari pembersih muka, pelembap, foundation, atau sunscreen, kulit kamu akan bereaksi dengan cara yang tidak baik. Orang dengan kulit sensitif cenderung memiliki pelindung kulit yang lebih tipis, sehingga  bahan-bahan dalam produk skin care terasa perih atau terbakar. Jangan membebani kulit sensitif dengan bahan-bahan yang keras, pilihlah produk yang lembut dan hipoalergenik yang diformulasikan untuk kulit sensitif.

    6. Kamu Cenderung Berjerawat

    Kamu mungkin saja mengalami jerawat yang terlihat seperti jerawat dengan benjolan merah dan bintil-bintil. Penting untuk menemui dokter kulit agar dapat membantu menentukan produk apa yang tepat untuk kamu dan mengobati kulit tanpa menimbulkan iritasi tambahan. Cuci muka dua kali sehari dengan pembersih yang lembut agar pori-pori tidak mudah tersumbat dan menimbulkan jerawat.

    7. Rentan Terhadap Sinar Matahari

    Kulit yang sensitif lebih rentan terhadap efek berbahaya dari sinar matahari. Jika kulit kamu sudah teriritasi atau mengelupas, kamu memiliki risiko yang lebih tinggi. Penggunaan sunscreen di wajah ketika berada di luar ruangan, sangat penting agar kulit terlindungi. Gunakan sunscreen yang memiliki SPF 30 atau lebih tinggi.

    8. Wewangian dan Kulit Kamu Tidak Cocok

    Produk yang memiliki aroma/wewangian adalah salah satu pemicu yang sangat umum bagi kulit sensitif. Pilihlah produk yang bebas pewangi dan jangan berasumsi aroma ‘alami’ tidak masalah. Biasanya, minyak esensial terapeutiuk, seperti kayu manis, cengkeh, dan peppermint dengan cepat mengiritasi kulit sensitif.

    Baca juga Artikel Lainnya : Pori Pori Besar Bikin Gak Pede? Begini Cara Mengatasinya!

    Cara Mengatasi Kulit Sensitif

    1. Peradangan atau Alergi yang Menyebabkan Gatal dan Kemerahan

    Jika kulitmu mengalami peradangan atau alergi, dokter biasanya akan menyarankan untuk menghentikan penggunaan kosmetik selama dua minggu kemudian menambahkan kembali setiap produk satu per satu. Hal ini akan memberikan gambaran yang lebih jelas jika ada produk yang menyebabkan sensitivitas kulit muncul.

    Cara yang paling umum untuk mengobati alergi adalah dengan mengonsumsi antihistamin yang dapat dibeli bebas dalam bentuk pil atau cairan. Untuk reaksi alergi yang tidak merespons pengobatan tersebut, terapi biologis yang dapat disuntikkan bisa membantu.

    2. Rosacea

    Rosacea adalah kondisi kulit yang menyebabkan kemerahan dan pembengkakan di wajah dan leher. Kondisi ini dapat dimulai dengan kemerahan pada pipi dan terkadang menyebar ke telinga. Orang dengan rosacea harus memakai tabir surya yang memiliki SPF 30 karena sinar matahari memicu rosacea.

    3. Jerawat

    Jerawat dipicu ketika pori-pori kulit Anda tersumbat. Kamu dapat mengurangi jerawat dengan mencuci wajah setiap hari dengan sabun yang lembut dan tidak membuat wajahmu kering. Obat jerawat yang dijual bebas juga dapat membantu. Selain itu apabila kamu berkunjung ke dokter kulit, dokter biasanya akan meresepkan krim atau gel untuk mengatasi jerawat.

    4. Kulit Kering

    Menurut American Academy of Dermatology Association, kulit yang terlalu kering dapat membuat kamu berisiko mengalami kondisi kulit lain akibat iritasi dan gatal-gatal. Untuk mengatasi kulit kering, biasanya kamu membeli produk yang mengandung ceramide, asam laktat, atau gliserol. Pelembap dapat membantu dengan menambah kelembapan pada udara kering di dalam rumah.

    Produk Cyskin Untuk Kulit Sensitif

    Kulit sensitif memang membutuhkan produk skincare yang tidak dapat menimbulkan iritasi atau gatal pada kulit mereka. Oleh karena itu, berikut adalah rekomendasi produk Cyskin untuk kulit sensitif:

    Cyskin Panthenoin Soothing Face Cleanser

    Kulit Sensitif

    Face Cleanser yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Panthenol, 7 Natural Soothing Extract dan Honey, berfungsi untuk menenangkan kulit yang kemerahan, mengurangi iritasi, membersihkan serta melembabkan kulit.

    Cyskin Soothing Essence Toner

    Kulit Sensitif

    Essence Toner yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Chamomile, Cica dan Hyaluronic Acid, berfungsi untuk menyegarkan, melembabkan, menenangkan kulit yang kemerahan, mengurangi iritasi serta memaksimalkan penyerapan skincare selanjutnya.

    Cyskin Well-Calming Ceramide Serum

    Kulit Sensitif

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Blackcurrant Seed Oil, Sunflower Oil Concentrate, Ceramide dan Panthenol, berfungsi untuk melembabkan, membantu memperbaiki fungsi skin barrier serta menenangkan kulit.

    Cyskin DefenSkin Hydra Cream

    Krim

    Moisturizer yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Blackcurrant Seed Oil, Sunflower Oil Concentrate, Ceramide dan Hyaluronic Acid, berfungsi bukan hanya untuk melembapkan kulit namun juga dapat menjaga fungsi skin barrier, mengurangi kemerahan serta iritasi.

    Daily Sun Protect & Soothing SPF 30

    Sunscreen

    Sunscreen Hybrid yang diformulasikan untuk melindungi kulit dari efek buruk paparan UVA dan UVB. Diperkaya dengan kandungan Panthenol dan Aloe vera yang berfungsi untuk membantu menenangkan kulit kemerahan serta mengatasi iritasi. Cocok untuk kulit sensitif.

    Itulah tanda-tanda kulit sensitif dan cara mengatasinya. Yang paling penting, kamu harus memeriksa kulit kamu ke dokter kulit agar kamu tau apakah kamu pemilik kulit sensitif atau ada hal lain yang menyebabkan kondisi kulit kamu seperti itu.

    Rekomendasi produk Cyskin untuk kulit sensitif dapat kamu beli disini. Jangan lupa untuk memfollow akun Instagram Cyskin disini.

  • Kulit Glowing Setiap Hari? Bisa Dong! Gini Caranya

    Kulit Glowing Setiap Hari? Bisa Dong! Gini Caranya

    Kulit glowing memang menjadi impian setiap wanita. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kecerahan kulit. Orang dapat meningkatkan kesehatan kulit dengan melakukan perubahan pola makan dan gaya hidup. Banyak produk perawatan kulit dan make up yang bisa memberikan tampilan kulit bercahaya.

    Dalam artikel ini akan dijelaskan pengertian kulit glowing dan cara mendapatkan kulit impianmu!

    Apa itu Kulit Glowing?

    Kulit bercahaya memiliki arti yang berbeda bagi setiap orang. Banyak orang menggunakan istilah ini untuk merujuk pada kulit yang terlihat sehat dan terjaga daripada kulit yang kering, kusam, atau bertekstur tidak merata. Bagi sebagian orang, kulit yang sehat menghasilkan kilau alami, atau “bersinar”.

    Saat kulit secara alami menjadi glowing, itu adalah tanda hidrasi yang seimbang, kulit yang lembap, dan perlindungan yang optimal terhadap faktor eksternal juga warna kulitnya merata, tidak merah atau meradang.

    Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kesehatan Kulit

    Jenis kulit setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang mungkin secara alami mendapatkan penampilan kulit yang glowing daripada yang lain karena berbagai faktor.

    Dilansir dari medicalnewstoday.com, faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan kulit meliputi:

    Genetika : Seseorang mungkin cenderung memiliki kulit kering atau kusam karena gen mereka. Beberapa kondisi kulit kering, seperti dermatitis, yang terkait dengan genetika.

    Hormon : Fluktuasi kadar hormon dapat memicu timbulnya jerawat dan mengubah seberapa banyaknya minyak atau keringnya kulit seseorang. Hal ini berlaku untuk semua jenis kelamin, terutama selama masa pubertas, kehamilan, atau menopause.

    Kondisi kesehatan dan pengobatan : Jika seseorang memiliki kondisi kesehatan lain atau mengonsumsi obat-obatan, hal ini dapat mempengaruhi kesehatan kulit mereka. Sebagai contoh, pengendalian kelahiran hormonal dapat memberikan pengaruh positif atau negatif.

    Lingkungan : Paparan sinar matahari, suhu ekstrim, udara kering, asap rokok, atau polusi dapat berdampak negatif pada kulit kamu.

    Gaya hidup : Asupan air, pola makan, tidur, stress, dan olahraga dapat mempengaruhi kulit. Produk yang digunakan seseorang pada kulit dapat membantu atau menghambat kesehatan kulit.

    Baca Juga Artikel Lainnya : Pori Pori Besar Bikin Gak Pede? Begini Cara Mengatasinya!

    Cara Mendapatkan Kulit Glowing

    1. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

    Sunscreen adalah langkah paling penting untuk rutinitas perawatan kulit. Tanpanya, pembersih muka, serum, dan pelembap tidak dapat bekerja dengan efektif. Sunscreen adalah bagian dari skin care yang penting untuk mencerahkan kulit kusam. Saat kulit terpapar radiasi sinar matahari, sel-sel kulit menjadi tidak stabil dan mengakibatkan munculnya bintik hitam, garis halus, kulit kusam, dan warna kulit yang tidak merata.

    2. Penting Untuk Melakukan Eksfoliasi

    Sel kulit mati yang menumpuk dapat terjadi pada semua orang dan semua jenis kulit. Namun, terkadang penumpukan lebih berat dari yang terjadi. Untuk membantu membersihkan kulit mati dan memunculkan kulit baru (yang membuat kulit bercahaya), sebaiknya tambahkan eksfoliasi dalam rutinitas perawatan kulit kamu. Lakukan eksfoliasi dua kali seminggu untuk menyingkirkan sel-sel kulit mati yang membuat kulit mati terlihat kusam.

    3. Bersihkan Wajah dengan Pembersih yang Tepat

    Membersihkan wajah adalah salah satu cara mendapatkan kulit glowing. Gunakan pembersih wajah yang tepat di pagi hari untuk menghilangkan minyak berlebih dari kulit dan di malam hari untuk membersihkan kotoran yang menumpuk sepanjang hari. Perlu kamu tau, menjaga kulit kamu agar bersih dari kotoran adalah hal yang penting karena kotoran dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat. Pembersih wajah yang lembut dan melembapkan untuk mendapat kulit yang bercahaya sedangkan pembersih yang keras akan menghilangkan minyak alami kulit kamu dan membuatnya kering dan lebih mudah mengalami iritasi.

    4. Pelembap itu Penting

    Pelembap memang dikenal memiliki bahan -bahan yang menghidrasi, tekstur pelembap yang tebal berfungsi untuk ‘menyegel’ semua langkah skin care sebelumnya. Pelembap juga memperkuat penghalang kulit yang mencegah kelembapan keluar dari lapisan kulit. Kulit kering seringkali terlihat kusam, jadi lembapkan wajah kamu setidaknya sekali sehari dengan pelembap yang sesuai dengan jenis kulitmu.

    5. Cobalah Menggunakan Produk yang Mengandung Vitamin C

    Beberapa bahan bekerja secara khusus untuk mencerahkan kulit kusam sehingga tampak bercahaya. Vitamin C bisa disebut sebagai salah satu bahan pencerah yang paling terkenal. Sebagai antioksidan, vitamin C tidak hanya membantu mengatasi perubahan warna yang terlihat, tetapi juga melindungi kulit dari sinar UV yang dapat menyebabkan kulit kusam.

    6. Pola Makan yang Sehat

    Vitamin, asam lemak, dan protein dalam makanan juga berkontribusi pada produksi sel-sel kulit baru yang sehat. Diet yang sehat juga membantu mengatasi peradangan, warna kulit tidak merata, dan juga sensitivitas. Ingat bahwa apa yang dimasukan ke dalam tubuh kita sama pentingnya. Makanan yang membantu mencerahkan kulit kusam antara lain:

    • Lemak sehat seperti alpukat
    • Kacang-kacangan kaya akan omega dan vitamin seperti kenari
    • Ikan yang kaya antioksidan
    • Teh hijau

    7. Perubahan Gaya Hidup Sehat

    Gaya hidup yang tidak sehat seperti begadang, makan makanan manis terlalu sering, atau merokok dapat berpengaruh terhadap kulitmu. Oleh karena itu penting untuk tidur yang cukup, makan dengan baik dan benar, menggunakan sunscreen yang tepat dibarengi dengan langkah sehat yang lain untuk memastikan kulit kamu didukung dari dalam ke luar. Penting untuk minum air putih karena membantu kinerja kulit menjadi lebih baik.

    8. Olahraga

    Sebuah studi tahun 2015 yang meneliti orang dewasa yang tidak banyak bergerak menemukan bahwa olahraga aerobic secara teratur selama 3 bulan secara signifikan dapat memperbaiki struktur kulit. Para peneliti menyarankan bahwa olahraga teratur dapat memperbaiki kerusakan kulit yang berkaitan dengan usia.

    Rekomendasi Produk Skin Care Cyskin yang Dapat Membuat Glowing

    1. Liquorice Glow Face Cleanser

    Kulit Glowing

    Face Cleanser yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Licorice, Witch Hazel dan Niacinamide, berfungsi untuk membersihkan melembabkan dan mencerahkan wajah. Apabila kamu ingin mencoba Liquorice Glow Face Cleanser Cyskin, kamu dapat mengklik link disini.

    2. Hydraglow Essence Toner

    Kulit Glowing

    Essence Toner yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Hyaluronic Acid, Niacinamide dan Licorice Extract, berfungsi untuk menyegarkan, melembabkan, mencerahkan kulit kusam serta memaksimalkan penyerapan skincare selanjutnya. Apabila kamu ingin membeli Hydraglow Essence Toner, kamu dapat mengklik disini.

    3. Glow Whitening Serum

    Kulit Glowing

    Serum yang mengandung kombinasi zat aktif Arbutin, Rainbow Algae, Daisy Flower Extract dan Licorice Extract, berfungsi untuk menghidrasi, membantu mencerahkan wajah serta mengurangi tampilan noda hitam. Apabila kamu mau mendapatkan Glow Whitening Serum, kamu dapat mengklik link disini.

    4. Ceralactic Skin Barrier Cream Gel

    Kulit Glowing

    Moisturizer yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Ceramide, Lactic Acid dan Niacinamide, berfungsi untuk melembapkan, mencerahkan serta membantu memperbaiki skin barrier. Apabila kamu ingin membeli produk moisturizer Cyskin, kamu dapat mengklik disini.

    5. Daily Sun Protect & Bright

    Sunscreen Hybrid yang diformulasikan untuk melindungi kulit dari efek buruk paparan UVA dan UVB. Diperkaya dengan kandungan Vitamin C yang berfungsi untuk membantu mencerahkan kulit kusam. Apabila kamu ingin membeli produk Cyskin Daily Sun Protect & Bright, kamu dapat mengklik link disini.

    6. C-White Niacinamide Night Cream

    Night Cream yang diformulasikan dengan kombinasi zat aktif Arbutin, Vitamin C, Red Seaweed dan Niacinamide yang berfungsi untuk melembapkan dan membantu mencerahkan kulit secara maksimal. Menjadikannya halus, lembap dan cerah berseri. Untuk pembelian produk Cyskin C-White Niacinamide Night Cream, kamu dapat mengklik disini.

    Nah itulah pengertian kulit glowing dan cara mendapatkan kulit glowing serta rekomendasi produk Cyskin untuk membuat kulitmu glowing.

  • Pori Pori Besar Bikin Gak Pede? Ini Dia 8 Cara Untuk Mengatasinya!

    Pori Pori Besar Bikin Gak Pede? Ini Dia 8 Cara Untuk Mengatasinya!

    Pori pori besar, Kulit memiliki jutaan pori-pori, meskipun sebagian besar pori-pori tidak terlihat oleh mata manusia. Semua pori-pori ini terbuka sehingga memungkinkan kulit untuk “bernapas”. Pori-pori seseorang mungkin terlihat besar atau kecil terlihat tergantung pada jenis kulit mereka, seperti berminyak, normal, atau kering.

    Setiap pori-pori mengandung folikel rambut dan mengandung kelenjar minyak yang menghasilkan minyak disebut sebum. Hormon yang memicu kelenjar sebaceous, menyebabkan kelenjar tersebut mengeluarkan lebih banyak minyak sehingga membuat pori-pori lebih besar di hidung, dahi, dan pipi.

    Penyebab Pori Pori yang Tampak Besar

    Ada beberapa penyebab pori-pori yang tampak besar diantaranya :

    • Produksi minyak (sebum) yang besar
    • Berkurangnya elastisitas di sekitar pori-pori
    • Folikel rambut yang tebal
    • Genetika / keturunan
    • Penurunan produksi kolagen pada kulit, yang disebabkan oleh penuaan.
    • Kerusakan akibat paparan sinar matahari yang berlebihan

    Bagi remaja dan orang dewasa yang rentan terhadap jerawat, pori-pori terbuka lebar dapat tersumbat dan berubah menjadi komedo hitam atau komedo putih. Kulit yang menua akan mengandung lebih sedikit kolagen dapat terlihat memiliki pori-pori yang lebih besar dan terbuka sehingga menimbulkan kekhawatiran.

    8 Cara Mengecilkan Pori Pori Besar

    Melansir dari medicalnewstoday, ada 8 cara yang efektif untuk mengecilkan pori-pori besar :

    1. Memilih produk berbasis air

    Produk pelembap yang mengandung berbagai bahan aktif, termasuk minyak. American Academy of Dermatology (AAD) merekomendasikan penggunaan produk bebas minyak, termasuk riasan berbahan dasar air. Bagi kamu yang memiliki kulit berminyak akan mendapat manfaat dari produk yang mengandung humektan tinggi daripada minyak.

    Produk berbasis minyak mengandung petrolatum, minyak kelapa, dan jenis minyak lainnya. Produk tersebut memang efektif melembapkan kulit tetapi mungkin tidak cocok dengan orang yang memiliki kulit berminyak dan pori-pori besar. Minyak berlebih yang terkumpul di kulit dapat membuat pori-pori terlihat lebih besar.

    2. Mencuci Wajah di Pagi dan Malam Hari

    Mencuci wajah adalah perawatan kulit dasar. AAD merekomendasikan hal berikut ini :

    • Mencuci wajah hingga dua kali sehari atau lebih setelah banyak berkeringat atau berolahraga
    • Menggunakan air hangat dan aplikasikan pembersih wajah dengan lembut dengan jari-jari yang bersih
    • Pilihlah pembersih yang teksturnya lembut, tidak kasar, dan tidak mengandung alkohol
    • Hindari menggosok kulit
    • Tepuk wajah hingga kering dengan handuk bersih

    Mencuci wajah setiap pagi dan sore hari membantu membersihkan minyak dan kotoran dari pori-pori. Hal ini dapat membantu membuatnya tidak terlalu terlihat.

    3. Memilih Pembersih Berbasis Gel

    Pembersih berbahan dasar gel cocok untuk orang dengan kulit berminyak yang ingin pori-pori wajahnya tidak terlalu terlihat. Sebaiknya hindari pembersih berbahan dasar minyak atau alkohol karena dapat mengiritasi kulit. Pembersih berbasis gel membantu membersihkan minyak dari pori-pori sehingga mengurangi tampilannya.

    4. Exfoliasi

    Orang yang memiliki kulit berminyak harus melakukan eksfoliasi sekali atau dua kali seminggu untuk menghilangkan kotoran yang dapat menyumbat pori-pori, seperti:

    • Kotoran
    • Sel kulit mati
    • Minyak berlebih

    Penting untuk tidak melakukan eksfoliasi lebih dari dua kali seminggu karena dapat menyebabkan kulit kering. Meskipun eksfoliasi membantu menjaga pori-pori agar tidak tersumbat, pori-pori dapat terlihat lebih besar jika kulit menjadi terlalu kering.

    5. Gunakan Pelembap Setiap Hari

    Pelembap bebas minyak dapat membantu mengurangi pembesaran pori-pori. Kamu harus terlebih dahulu mencuci dan menepuk-nepuk kulit hingga kering, kemudian dengan lembut aplikasikan pelembap untuk membantu menghidrasi dan melembutkan kulit. Hal ini memungkinkan minyak dari kelenjar sebaceous untuk menembus lebih dalam ke kulit, daripada tinggal di pori-pori permukaan. Dengan cara ini pelembap mencegah pori-pori tersumbat oleh minyak sehingga mengurangi tampilannya.

    6. Menggunakan Masker Tanah Liat

    Menggunakan masker tanah liat sekali atau dua kali seminggu dapat membantu menghilangkan minyak berlebih dari pori-pori. Ini karena tanah liat menyerap sebum. Dianjurkan untuk menggunakan masker tanah liat berbeda dengan hari saat kamu melakukan eksfoliasi, karena terlalu sering melakukan eksfoliasi dapat menyebabkan iritasi. Iritasi dapat menyebabkan pori-pori tampak membesar dan dapat menyebabkan noda.

    7. Selalu Menghapus Riasan di Malam Hari

    Sangat penting untuk selalu menghapus riasan sebelum tidur. Tidur dengan riasan semalaman dapat menyebabkan pori-pori tersumbat karena penumpukan riasan, minyak, dan bakteri. Tisu pembersih berguna untuk menghapus riasan saat terburu-buru.

    Baca Juga Artikel Lainnya : Menyelami Keajaiban Bakuchiol Dalam Perawatan Kulit

    8. Gunakan Sunscreen

    Sangat penting untuk merawat kulit ketika berada di bawah sinar matahari. Paparan sinar matahari dapat mengeringkan kulit, membuat pori-pori tampak lebih besar. Banyak pelembap yang juga mengandung sunscreen. Kamu dapat memilih sunscreen dengan SPF 30 atau lebih.

    Pori-pori tidak dapat dibuka atau ditutup. Pori-pori juga tidak dapat dikecilkan. Seringkali, ketika orang mengatakan bahwa mereka ingin membuka pori-pori mereka, yang mereka maksud adalah pembersihan mendalam untuk menghilangkan kelebihan minyak dan kotoran. Hal ini dapat membuat pori-pori yang terbuka terlihat seolah-olah mengecil atau tertutup.

    Rekomendasi Treatment Untuk Pori pori Besar di Calysta Skin Clinic

    1. Meso Skin DNA Salmon

    Meso skin DNA salmon menggunakan alat dermapen. Treatment yang satu ini diindikasikan untuk mengatasi hiperpigmentasi, pori-pori besar, kulit kusam dan untuk rejuvenation.

    2. Mesoglow Photorejuvenation

    Merupakan treatment treatment yang menggabungkan IPL Rejuve/ Brightening dengan Mesoneedle (Dermapen). Mesoglow photorejuvenation diindikasikan untuk mengatasi hiperpigmentasi, pori-pori besar, kulit kusam, rejuvenation, hydrating, antioxidant, dan brightening.

    3. Meso bright/lift

    Salah satu treatment yang bermanfaat untuk mengatasi kulit kusam, hiperpigmentasi, pori-pori besar, dan rejuvenation.

    4. Pore Less Skin Laser

    Diindikasikan untuk mengatasi masalah kulit seperti untuk mengecilkan pori-pori, memperbaiki tekstur kulit, menghilangkan flek, noda hitam/ bekas jerawat, mengontrol sebum, dan meratakan warna kulit.

    5. Growth Factor Dermatoxin

    Tindakan dengan cara menyuntikan neurotoxin yang dihasilkan oleh bakteri  Clostridium Botulinum dan secretom secara mesoderm dengan menggunakan alat Mesogun injector. Untuk mengurangi garis atau kerutan statis di wajah, mengurangi pori-pori, mengurangi sebum/minyak sehingga dapat memperhalus tekstur kulit dan membuat tampilan wajah lebih kencang, memperbaiki sagging skin, aging skin, dan rejuvenation.

    6. Korean Meso Glass Skin/Microbotox

    Tindakan dengan cara menyuntikan neurotoxin yang dihasilkan oleh Bakteri Clostridium botulinum, secara intradermal. Untuk mengurangi garis atau kerutan statis di wajah, mengurangi pori-pori, mengurangi sebum/minyak sehingga dapat memperhalus tekstur kulit dan membuat tampilan wajah lebih kencang, memperbaiki sagging skin, aging skin double chin dan hyperdosis (keringat berlebih).

    7. Fibroblast Skin Booster

    Fibroblast skin booster adalah teknik memasukkan serum khusus secara intradermal yang dapat masuk ke dalam lapisan kulit bagian dermis atau sekitar 2-3 mm. Serum yang dimasukan adalah NCTF 135 HA yang terbukti secara penelitian dapat meningkatkan kandungan fibroblast sebanyak 148%, meningkatkan stimulasi kolagen sebanyak 256% dan menurunkan radikal bebas. Fibroblast adalah sel utama dalam dermis yang berperan dalam produksi kolagen, elastin, natural hyaluronic acid dan menjaga keremajaan kulit. Namun seiring bertambah usia dan karena oksidasi radikal bebas, jumlah sel fibroblast akan semakin menurun. Oleh karenanya dengan menyuntikkan serum NCTF 135 HA maka akan meningkatkan produksi fibroblast. Kandungan serum NCTF 135 HA yaitu Hyaluronic acid yang berfungsi untuk menghidrasi kulit, 24 jenis Asam Amino yang berfungsi membantu pembentukan protein elastin dan kolagen, 12 vitamin yang berfungsi untuk menstimulasi sintesis kolagen dan mengatasi radikal bebas, 6 jenis mineral yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan metabolisme sel, 6 jenis coenzyme dan nucleic acid yang dapat menjaga metabolik sel dan memperbaiki DNA serta Glutathione sebagai antioksidan. Setelah melakukan Fibroblast Skin Booster sebanyak 5 kali, menunjukkan hasil kulit menjadi lebih glowing dan bersinar , terhidrasi, kerutan halus dan ukuran pori menurun, serta warna kulit lebih merata.

    Bagaimana sahabat? Kamu tertarik mencoba treatment untuk mengecilkan pori-pori besarmu? Kamu bisa mengkontak whatsapp klinik disini.