Pernah merasakan kulit berminyak di area dahi, hidung, dan dagu (T-zone) tapi di area lain justru kering? Itulah pertanda bahwa Sahabat Calysta memiliki kulit kombinasi.
Karena perbedaan ini lah, perawatan untuk jenis kulit ini pun cukup berbeda dibandingkan jenis kulit lainnya. Artikel ini membantu Sahabat Calysta untuk mengenal lebih dalam tentang kulit kombinasi dan cara memilih skincare untuk kulit kombinasi.
Pengertian Kulit Kombinasi dan Ciri-cirinya
Kulit kombinasi adalah jenis kulit yang memiliki karakter berminyak di T-zone sementara di area pipi kulit biasanya normal cenderung kering. Karena di kedua area tersebut berbeda, maka dari itu ciri-cirinya pun berbeda
Di daerah T-zone, kulit cenderung memiliki pori-pori yang besar karena aktif mengeluarkan sebum. Oleh karena itu, di area tersebut rentan sekali mengalami komedo dan jerawat karena produksi minyak berlebih.
Sementara untuk di area pipi, kulit terasa kering dan sedikit kasar. Hal ini pertanda bahwa kulit membutuhkan hidrasi yang cukup. Selain itu, kulit yang kering menunjukan elastisitas berkurang sehingga kulit tampak kusam.
Area berminyak dan kering akan bervariasi tingkat keparahan dan luasnya, tergantung pada masing-masing individu.
Skincare untuk Kulit Kombinasi
Para ahli dermatologis menganjurkan perawatan untuk kulit kombinasi disesuaikan dengan jenis kulit. Produk kulit di area t-zone dapat menggunakan produk-produk skincare untuk kulit berminyak, sementara di area kering dapat menggunakan bahan skincare yang berfungsi untuk melembabkan.
Untuk di area T-zone, pilihlah skincare yang dapat menekan produksi sebum dan melembabkan tanpa mengiritasinya. Lalu, gunakan juga krim yang memiliki tekstur ringan dan memberikan efek matte sehingga mampu mengurangi kilap.
Selain itu, kulit berminyak pun perlu menghindari penggunaan scrub atau perawatan yang terlalu agresif yang dapat mengeringkan kulit. Hal ini justru akan merangsang produksi sebum berlebih.
Berbeda dengan area t-zone, kulit kering terjadi karena perekat lipid di area lapisan kulit rusak. Hal ini menyebabkan penguapan air yang berlebihan, sehingga membuka banyak peluang bagi patogen eksternal.
Maka dari itu, kulit kering harus menggunakan skincare yang kaya akan lipid seperti kandungan squalene, ceramide hyaluronic acid , gliserin. Para dermatologis juga menyarankan untuk tidak membersihkan kulit dengan air yang terlalu panas untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada lapisan kulit. Kedua hal tersebut menjadi cara untuk menjaga kelembaban kulit.
Rekomendasi Jenis Skincare untuk Kulit Kombinasi
Perawatan skincare di rumah untuk kulit kombinasi pada umumnya cukup untuk basic skincare. Akan tetapi, untuk hasil yang maksimal, berikut adalah rekomendasi jenis skincare yang bisa digunakan oleh Sahabat Calysta yang memiliki kulit kombinasi.
Skincare Pagi Kulit Kombinasi
- Facial wash: berfungsi untuk membersihkan wajah untuk mengangkat sisa-sisa skincare malam.
- Toner: berfungsi untuk menghilangkan minyak dan mengembalikan kesimbangan pH kulit. Pilih toner yang tidak mengandung alkohol.
- Moisturizer (pelembab): skincare terpenting untuk melembabkan kulit. Gunakan pelembab bertekstur gel untuk di area T-zone dan pelembab krim di area kering.
- Sunscreen: tabir surya untuk melindungi kulit dari UVA/UVB. Pilih yang bertekstur ringan dan bersifat mattifying agar tidak mengkilap.
Skincare Malam Kulit Kombinasi
- Facial wash dan cleansing oil: di malam hari wajib melakukan double cleansing yang berguna untuk membersihkan wajah secara menyeluruh dari debu, kotoran, dan makeup.
- Serum: pilihlah serum yang memiliki kandungan retinol untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat. Gunakan 2-3 kali seminggu.
- Moisturizer: selain melembabkan, moisturizer juga berfungsi untuk meningkatkan efektivitas skincare. Gunakan pelembab non-komedogenik yang bertekstur krim untuk mencegah dehidrasi kulit sepanjang malam.
Pentingkah Perawatan Klinik untuk Kulit Kombinasi?
Sama seperti jenis kulit lainnya, kulit kombinasi pun perlu dirawat agar tetap sehat dan bersinar. Terlebih dengan memiliki dua kondisi dalam satu kulit, sering kali masalah muncul seperti pori-pori tersumbat, komedo, jerawat di area berminyak, dan kulit kusam atau dehidrasi di area yang lebih kering.
Saat itulah perawatan di klinik menjadi sangat penting. Perawatan bersama dokter kulit profesional dapat membantu memenuhi kedua kebutuhan kulit sekaligus dengan cara yang lebih tepat sasaran.
Sebagai contoh, prosedur seperti hydrating facial, chemical peeling, atau skin booster dapat meningkatkan kelembaban sehingga dapat menekan produksi minyak di area T-Zone. Di sisi lain, teknologi seperti IPL dan rejuvenation dapat mengontrol produksi sebum dan mengecilkan pori, sehingga kulit terlihat lebih rata dan lebih sehat.
Dengan perawatan yang tepat, Sahabat Calysta dapat menjadi lebih terarah dalam memilih produk untuk kulit kombinasi. Tunggu apa lagi? konsultasikan segera di Calysta Clinic untuk mendapatkan kulit wajah sehat dan glowing.
Baca juga Artikel Lainnya : Tips Memilih Dokter Kecantikan Terbaik untuk Konsultasi Kulit