Category: Clinic

  • Edukasi Perawatan: Siapa yang Cocok Skin Booster?

    Edukasi Perawatan: Siapa yang Cocok Skin Booster?

    Tentunya Anda pernah merasa apakah jenis perawatan tertentu bisa cocok di kulit atau tidak. Kewaspadaan tersebut wajar saja, karena itu artinya Anda pun peduli terhadap perawatan kulit. Salah satu yang mungkin menjadi pertimbangan adalah skin booster. 

    Skin booster adalah perawatan injeksi yang mampu menghidrasi kulit secara menyeluruh sehingga berpotensi besar untuk membuat kulit glowing dan menghilangkan bekas jerawat serta garis halus. Jika Anda tertarik untuk mencoba skin booster, artikel ini akan membahas tentang tanda butuh skin booster dan siapa yang cocok skin booster.

    Skin Booster untuk Siapa?

    Pada umumnya skin booster diperuntukan bagi orang yang mengalami berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kering, kulit berminyak, maupun menghilangkan bekas jerawat atau luka. Bahkan, terdapat skin booster yang memiliki bahan aktif untuk memudarkan garis halus dan mencegah penuaan. 

    Tanda-tanda butuh skin booster dapat dikenali, contohnya seperti wajah kusam dan kurang bercahaya, muncul garis halus dan kerutan, serta tekstur kulit kering. Jika tanda-tanda tersebut muncul, alangkah lebih baik konsultasikan ke dermatologis untuk melakukan perawatan skin booster yang tepat. 

    Perawatan ini aman untuk segala jenis usia, mulai 20 tahun sampai dengan 30 tahun ke atas. Tak heran, skin booster menjadi favorit kebanyakan orang dan menjadi andalan di setiap klinik kecantikan. 

    Skin Booster Usia 20/30/40

    Menyadari kondisi kulit menjadi langkah preventif untuk memilih perawatan yang tepat, termasuk pada perawatan skin booster. Biasanya, skin booster di usia 20 tahun, 30 tahun, atau 40 tahun akan cukup berbeda sesuai dengan kebutuhan kulit.

    Skin Booster Usia 20 Tahun-an

    Setelah melewati usia remaja, Anda sudah bisa mulai melihat kebutuhan kulit secara jeli. Dermatologis percaya skin booster pun sudah bisa diaplikasikan pada rentang usia 20 tahun.

    Di usia ini, kulit membutuhkan banyak hidrasi. Oleh karena itu, skin booster dengan kandungan hyaluronic acid dapat menjadi pilihan yang bisa Anda coba. Skin booster ini memberikan efek kulit lebih lembab, glowing, dan terhidrasi. Tak hanya itu, skin booster dengan kandungan DNA salmon pun bisa digunakan bagi Anda yang memiliki masalah jerawat atau tekstur.

    Skin Booster Usia 30 Tahun-an

    Permasalahan kulit di usia 30 tahun biasanya adalah garis halus dan juga kerutan. Bahkan, ada pula yang sudah mengalami hal tersebut di usia 20 akhir. Skin booster pun dapat menjadi jawaban untuk mengatasi hal tersebut.

     Bahan aktif  hyaluronic acid pun mampu meregenerasi kulit sehingga membantu dalam memudarkan garis halus. Selain itu, Anda bisa mencoba skin booster jalupro yang mampu merangsang kolagen dan berfungsi untuk anti-aging juga.

    Skin Booster Usia 40 Tahun-an

    Di usia akhir 30 tahun atau usia 40 tahun lebih seringkali flek hitam, kerutan, dan garis halus pun semakin terlihat jelas. Untuk itu, skin booster untuk anti aging pun adalah hal utama.

    Di usia ini, kulit pun membutuhkan tenaga ekstra, sehingga skin booster yang diperlukan pun lebih premium. Maka, Anda pun bisa juga mencoba profhilo karena mengandung 5x lipat hyaluronic acid tanpa campuran bahan lain. Selain itu, ada pula rejuran yang berfungsi untuk memperbaiki tekstur kulit sehingga menghilangkan flek ataupun garis halus. 

    Skin Booster Sesuai Kulit

    Skin Booster untuk Kulit Berminyak

    Permasalahan kulit berminyak dapat ditemukan di segala usia. Selain perawatan mandiri di rumah, Anda pun memerlukan skin booster sebagai langkah perawatan intensif.

    Skin booster yang terkenal efektif untuk kulit berminyak adalah fokus pada hidrasi tanpa menyumbat pori-pori sehingga minyak terkontrol dan mengurangi risiko jerawat. Beberapa pilihan skin booster untuk kulit berminyak adalah  hyaluronic acid untuk menghidrasi kulit, nucleofill, DNA Salmon, atau PRP yang berguna untuk memperbaiki tekstur kulit bekas jerawat.

    Skin Booster untuk Kulit Sensitif

    Bagi yang memiliki kulit sensitif, memilih perawatan pun menjadi tantangan tersendiri. Skin booster untuk kulit sensitif pun tidak sembarang. Beberapa dokter kecantikan menyarankan agar fokus pada hidrasi kulit.

    Oleh karena itu, skin booster dengan bahan aktif hyaluronic acid dapat menjadi pilihan seperti profhilo. Selain itu, skin booster lainnya yang bisa dicoba adalah berbahan DNA salmon seperti nucleofill atau rejuran. 

    Skin Booster Bridal Glow

    Kaya akan manfaat, skin booster juga menjadi salah satu perawatan andalan untuk tampil glowing di hari pernikahan. Kandungan hyaluronic acid dan bahan aktif serta vitamin lainnya mampu menghidrasi kulit sehingga kulit lebih segar, sehat, dan bercahaya.

    Skin booster langsung bekerja di lapisan dermis untuk melembabkan, mencerahkan, dan menyamarkan pori. Perawatan terbaik bagi Anda yang ingin tampil cantik di hari spesial. Waktu ideal untuk melakukan treatment ini sekitar 2 minggu sebelum hari pernikahan. 

    Calysta Clinic: Solusi Skin Booster Terpercaya

    Dapat disimpulkan bahwa skin booster cocok bagi Anda yang ingin mengatasi kulit kusam, bekas jerawatan, dan bebas kerutan. Sebelum melakukan perawatan, pastikan untuk konsultasi terlebih dahulu di klinik kecantikan bersama ahli dermatologis

    Calysta Clinic hadir sebagai solusi berbagai mengatasi masalah kulit melalui treatment skin booster. Dengan skin booster aman BPOM dan perawatan bersama dokter kecantikan bersertifikat, nikmati pengalaman yang aman untuk hasil yang memuaskan.

    Konsultasi sekarang dan coba Skin Booster di Calysta Clinic

    Baca juga Artikel Lainnya : Panduan Praktis tentang Skin Booster untuk Pemula

  • Panduan Praktis tentang Skin Booster untuk Pemula

    Panduan Praktis tentang Skin Booster untuk Pemula

    Sebagai bagian dari tubuh, kulit wajah juga membutuhkan asupan tambahan untuk menjaga kesehatan kulit. Salah satu perawatan yang cukup terkenal dalam menutrisi kulit adalah Skin booster. 

    Apa itu skin boosters? Melalui artikel ini, Sahabat Calysta akan mempelajari lebih dalam tentang skin booster, terutama bagi Anda yang masih pemula di dunia perawatan kecantikan. Karena hal terpenting sebelum melakukan perawatan adalah mengetahui tentang perawatan tersebut

    Pengertian Skin Booster

    Skin booster adalah prosedur perawatan dengan penyuntikan bahan-bahan aktif ke dalam lapisan atas kulit. Penelitian menunjukan bahwa istilah skin booster diperkenalkan sejak tahun 2015 dengan menyuntikan asam hialuronat. Seiring berkembang zaman, bahan-bahan untuk skin booster bisa menggunakan DNA salmon atau peptida.

    Manfaat Skin Booster

    1. Mencegah Penuaan dan Meremajakan Kulit

    Skin booster berkontribusi secara signifikan dalam memperlambat dan memperbaiki proses penuaan kulit. Perawatan ini dapat menjadi salah satu solusi untuk mencegah penuaan sekaligus mampu meremajakan kulit. Kandungan asam hialuronat yang disuntikan pada dermis dapat memperbaiki kondisi kulit dan menyamarkan kerutan. 

    2. Menghidrasi Kulit secara Mendalam

    Manfaat utama Skin booster lainnya adalah dapat mampu menghidrasi kulit secara intensif. Kandungan  asam hialuronat pun menjaga kulit tetap terhidrasi sehingga membuat kulit lembab, segar, dan tidak kering.

    3. Mengatasi Kulit Kusam

    Solusi untuk mengatasi kulit kusam yang dapat Anda coba adalah skin booster. Penumpukan kulit mati memang menjadi penyebab wajah tampak kusam dan kurang bercahaya. 

    Skin booster mengandung efek mencerahkan dan membersihkan, sehingga mampu menyamarkan noda dan memberikan tampilan kulit lebih glowing. Bahan aktif seperti DNA Salmon mampu merangsang regenerasi kulit. 

    4. Menyamarkan Bekas Jerawat dan Luka

    Tak hanya mengatasi kulit kusam, skin booster pun berpotensi dalam menyamarkan bekas jerawat dan luka. Karena kandungan bahan aktifnya merangsang regenerasi kulit, sehingga dapat mempercepat pergantian sel kulit dan berdampak pada perbaikan tekstur kulit.

    5. Menjaga Skin Barrier

     Skin barrier adalah lapisan kulit terluar yang berperan sebagai pelindung. Skin booster secara ampuh berefek pada menjaga skin barrier. Karena jika skin barrier rusak, maka akan mudah bakteri masuk dan menyebabkan masalah kulit, seperti jerawat ataupun komedo. 

    Perbedaan Skin Booster dan Filler

    Walaupun prosedur antara skin booster dan filler hampir mirip, tetapi ada perbedaan mendasar antara skin booster dan filler.

    Kedua perawatan ini memang dilakukan dengan cara penyuntikan, tetapi area penyuntikannya pun berbeda. Skin booster disuntikan dengan cara menyebar di lapisan kulit untuk memberikan efek menyeluruh dan merata. Sementara filler hanya disuntikkan di area tertentu untuk mengisi area tersebut. 

    Dilihat dari tujuan dan hasilnya, skin booster berfungsi untuk mencerahkan, menghidrasi, dan meningkatkan tekstur kulit sehingga lebih sehat dan bercahaya. Berbeda dengan filler yang bertujuan untuk menambah volume dan membentuk kontur wajah. 

    Tak hanya itu, durasi efek dari perawatan ini pun cukup berbeda. Skin booster dapat bertahan dari 4 sampai 6 bulan dengan perawatan rutin. Akan tetapi, filler lebih lama bisa sampai 6 bulan sampai dengan 2 tahun tergantung jenis perawatannya.

    Tips Memilih Skin Booster untuk Pemula

    1. Konsultasikan dengan Profesional

    Sebagai pemula, sangat penting untuk mengkonsultasikan perawatan kulit ke ahli dermatologis. Hindari untuk self-diagnosis dan utamakan periksa terlebih dahulu sebelum tindakan. Dokter kecantikan akan menyarankan dan menjelaskan dengan detail terkait kebutuhan kulit Anda.

    2. Kenali Bahan dan Jenis Skin Booster

    Mengenali bahan-bahan Skin booster pun perlu dicermati. Pada umumnya, terdapat beberapa bahan Skin booster, seperti asam hialuronat, DNA salmon atau peptida. Penting juga untuk mempertimbangkan kebutuhan kulit dengan bahan skin booster. 

    Sebagai contoh, jika Anda ingin menyamarkan kerutan atau meremajakan dan mengencangkan kulit, makan skin booster yang cocok adalah berbahan asam hialuronat. Jika ingin fokus pada peningkatan tekstur dan mencerahkan kulit maka dapat mencoba DNA salmon.

    3. Cari Klinik Kecantikan Terpercaya

    Perawatan skin booster tidak dapat dilakukan secara mandiri dan membutuhkan tenaga ahli. Itu artinya perlu mencari klinik kecantikan berpengalaman agar tindakan Skin booster Anda dan hasilnya nyata.

    Pilihlah klinik yang sudah mendapatkan review bagus serta memiliki dokter-dokter yang profesional. Selain itu, klinik yang mengutamakan kebersihan dapat menjadi pilihan Anda. 

    Efek Samping Skin Booster

    Pada umumnya, setelah perawatan skin booster akan menampilkan efek samping yanag ringan dan normal. Sebagai contoh adalah kemerahan, sedikit bengkak, dan nyeri di area suntikan. Akan tetapi, efek samping tersebut akan hilang hanya dalam beberapa hari.

    Yang harus diwaspadai adalah jika pasca perawatan, kulit wajah semakin memerah dan bahkan bernanah. Namun, kondisi efek samping ini cukup jarang terjadi.

    Tampil Glowing dengan Skin Booster di Calysta Clinic 

    Bagi pemula yang baru berkecimpung di dunia perawatan kulit, mungkin Anda memiliki kekhawatiran dalam memilih skin booster. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan pemilihan klinik kecantikan yang profesional.

    Calysta Clinic menjawab kebutuhan Anda dalam memilih perawatan skin booster untuk kulit kusam. Dengan bahan-bahan yang aman dan bersertifikasi BPOM, perawatan akan minim efek samping. 

    Konsultasikan sekarang untuk mewujudkan kulit glowing dan sehat.

    Baca juga Artikel Lainnya : Manfaat Skin Booster: Tampil Glowing dan Anti Kerutan

  • Manfaat Skin Booster: Tampil Glowing dan Anti Kerutan

    Manfaat Skin Booster: Tampil Glowing dan Anti Kerutan

    Dunia kecantikan yang berkembang pesat sejalan dengan kebutuhan manusia yang membutuhkan kesehatan kulit. Oleh karena itu, banyak prosedur kecantikan yang ditawarkan, tak terkecuali skinbooster.

    Skin booster adalah perawatan kulit yang menyuntikan bahan-bahan aktif untuk memperbaiki tekstur kulit sehingga tampil lebih glowing. Perawatan ini dapat menjadi andalan bagi Sahabat Calysta yang menginginkan kulit glowing dan anti kerutan. Bagaimana skin booster bikin glowing? Adakah skinbooster untuk kulit kering?

    Manfaat Skin Booster untuk Kulit 

    Secara umum, skin booster membantu Sahabat Calysta dalam mengatasi berbagai masalah kulit.  Efek utamanya, membuat kulit menjadi lebih glowing dan tampil lebih muda. Untuk lebih jelas, berikut adalah manfaat skin booster yang disesuaikan dengan jenis bahannya.

    1. Manfaat Skin Booster untuk Kulit Kering 

    Bahan aktif paling familiar untuk skin booster adalah hyaluronic acid (HA) atau asam hialuronat. Bahkan di awal perkembangannya, jenis ini merupakan bahan utama.

    Asam hialuronat dalam skin booster mampu menutrisi kulit sehingga melembabkan dan memperbaiki tekstur kulit.  Jadi, tak heran, bahan aktif ini sering kali digunakan dalam skin booster untuk kulit kering. 

    2. Manfaat Skin Booster untuk Pori-pori 

    Permasalahan pori-pori besar cukup mengganggu penampilan. Akan tetapi, skin booster mampu menjawab masalah tersebut dengan bahan aktif peptide. 

    Peptide mendorong produksi kolagen dan elastin, sehingga membuat kulit lebih kencang dan padat. Inilah yang menyebabkan  pori-pori bisa tampak mengecil. Selain itu, bahan ini juga bisa memperbaiki tekstur kulit dan skin barrier.

    3. Manfaat Skin Booster untuk Bekas Jerawat

    Bekas jerawat yang membandel memang cukup mengganggu. Namun, bukan berarti tidak dapat diatasi. Skin booster untuk jerawat dapat Anda coba dengan menggunakan bahan aktif DNA Salmon.

    DNA salmon sudah terbukti secara dermatologis untuk memperbaiki jaringan kulit dari dalam. Dalam hal ini, mampu menyembuhkan luka dan menyamarkan bekas jerawat. Hasilnya, kulit menjadi lebih sehat dan mulus tanpa bekas noda jerawat.

    4. Manfaat Skin Booster untuk Anti Aging

    Perawatan skin booster pun bermanfaat untuk menghilangkan flek hitam dan menyamarkan kerutan. Prosedur ini menjadi solusi bagi Anda yang mencari skin booster untuk anti aging.

    Bahan-bahan aktif seperti asam hialuronat dan DNA Salmon mengefektifkan revitalisasi sel kulit yang sudah mengalami penuaan. Dengan penyuntikan bahan tersebut, wajah akan lebih halus dan tampak lebih muda. 

    5. Manfaat Skin Booster untuk Kulit Kusam

    Penyebab kulit kusam memang beragam,mulai dari penumpukan sel kulit mati bahkan hingga faktor eksternal seperti stres dan pola makan. Untuk menutrisi kulit wajah, tentu membutuhkan amunisi yang tepat.

    Skin booster sangat bermanfaat untuk mengatasi kulit kusam dan gelap. Dengan asam hialuronat, kulit akan terhidrasi sehingga tampak lebih lembab dan mengembalikan kilau alami kulit. Sementara DNA Salmon berpotensi untuk mempercepat regenerasi sel kulit mati sehingga memperbaiki skin barrier.

    Bagaimana Prosedur Skin Booster?

    Di dunia kecantikan, prosedur skin booster perlu penanganan oleh profesional dan tak sembarang. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter kecantikan adalah hal yang utama. Melalui konsultasi ini dokter akan merekomendasi bahan aktif skin booster yang sesuai dengan kebutuhan kulit Anda.

    Setelah konsultasi, perawat akan membersihkan wajah untuk mengangkat kotoran. Lalu, mengoleskan krim anestesi di area wajah yang akan disuntik untuk mengurangi rasa sakit.

    Dokter akan melakukan penyuntikan setelah dianastesi selama 20-30 menit. Penyuntikan bahan skin booster ini dilakukan secara merata ke dalam lapisan dermis. 

    Pasca penyuntikan, dokter akan mengoleskan serum penenang kulit atau terapi LED untuk mengurangi kemerahan dan bengkak.

    Hasil Skin Booster Berapa Lama?

    Dalam setiap melakukan perawatan kulit, tentunya Anda ingin melihat perubahan yang signifikan. Hasil dari skin booster dapat terlihat dari dua hari sampai seminggu. Perubahan dimulai dari kulit menjadi lebih kenyal dan lembab. Di rentang waktu inilah, kulit mati mulai hilang.

    Untuk hasil yang lebih optimal, efek skin booster dapat terlihat di minggu ke dua dan ke empat. Di sinilah kondisi kulit terhidrasi sempurna dan menjadi lebih glowing. Kerutan dan flek hitam pun mulai terpudarkan.

    Berdasarkan beberapa jurnal kecantikan, durasi skin booster bisa bertahan dari 6- 9 bulan. Tentunya hal ini pun tergantung dari pola hidup dan pola makan sehat. Dan untuk hasil yang maksimal, biasanya dokter pun menyarankan untuk melakukan prosedur lanjutan. 

    Rasakan Manfaat Skin Booster di Calysta Clinic

    Banyak penelitian ilmiah yang sudah membuktikan skin booster mampu untuk mengatasi berbagai masalah kulit, mulai dari kulit kusam, jerawat, bahkan sebagai anti aging. 

    Calysta Clinic sebagai salah satu klinik kecantikan terpercaya di Indonesia menjawab kebutuhan kulit Anda dengan skin booster.

    Calysta Clinic memilih bahan aktif skin booster yang aman dan sudah BPOM sebagai kunci untuk perawatan yang maksimal. Bersama ahli dermatologis profesional, perawatan pun menjadi nyaman tanpa efek samping.

    Konsultasikan sekarang untuk merasakan manfaat skin booster!

    Baca juga Artikel Lainnya : Solusi Perawatan Terbaik untuk Kulit Kombinasi

  • Solusi Perawatan Terbaik untuk Kulit Kombinasi

    Solusi Perawatan Terbaik untuk Kulit Kombinasi

    Pernah merasakan kulit berminyak di area dahi, hidung, dan dagu (T-zone) tapi di area lain justru kering? Itulah pertanda bahwa Sahabat Calysta memiliki kulit kombinasi.

    Karena perbedaan ini lah, perawatan untuk jenis kulit ini pun cukup berbeda dibandingkan jenis kulit lainnya. Artikel ini membantu Sahabat Calysta untuk mengenal lebih dalam tentang kulit kombinasi dan cara memilih skincare untuk kulit kombinasi.

    Pengertian Kulit Kombinasi dan Ciri-cirinya

    Kulit kombinasi adalah jenis kulit yang memiliki karakter berminyak di T-zone sementara di area pipi kulit biasanya normal cenderung kering. Karena di kedua area tersebut berbeda, maka dari itu ciri-cirinya pun berbeda

    Di daerah T-zone, kulit cenderung memiliki pori-pori yang besar karena aktif mengeluarkan sebum. Oleh karena itu, di area tersebut rentan sekali mengalami komedo dan jerawat karena produksi minyak berlebih.

    Sementara untuk di area pipi, kulit terasa kering dan sedikit kasar. Hal ini pertanda bahwa kulit membutuhkan hidrasi yang cukup. Selain itu, kulit yang kering menunjukan elastisitas berkurang sehingga kulit tampak kusam. 

    Area berminyak dan kering akan bervariasi tingkat keparahan dan luasnya, tergantung pada masing-masing individu.

    Skincare untuk Kulit Kombinasi

    Para ahli dermatologis menganjurkan perawatan untuk kulit kombinasi disesuaikan dengan jenis kulit. Produk kulit di area t-zone dapat menggunakan produk-produk skincare untuk kulit berminyak, sementara di area kering dapat menggunakan bahan skincare yang berfungsi untuk melembabkan.

    Untuk di area T-zone, pilihlah skincare yang dapat menekan produksi sebum dan melembabkan tanpa mengiritasinya. Lalu, gunakan juga krim yang memiliki tekstur ringan dan memberikan efek matte sehingga mampu mengurangi kilap. 

    Selain itu, kulit berminyak pun perlu menghindari penggunaan scrub atau perawatan yang terlalu agresif yang dapat mengeringkan kulit. Hal ini justru akan merangsang produksi sebum berlebih.

    Berbeda dengan area t-zone, kulit kering terjadi karena perekat lipid di area lapisan kulit rusak. Hal ini menyebabkan penguapan air yang berlebihan, sehingga membuka banyak peluang bagi patogen eksternal.

    Maka dari itu, kulit kering harus menggunakan skincare yang kaya akan lipid seperti kandungan squalene, ceramide hyaluronic acid , gliserin. Para dermatologis juga menyarankan untuk tidak membersihkan kulit dengan air yang terlalu panas untuk menghindari kerusakan lebih lanjut pada lapisan kulit. Kedua hal tersebut menjadi cara untuk menjaga kelembaban kulit.

    Rekomendasi Jenis Skincare untuk Kulit Kombinasi

    Perawatan skincare di rumah untuk kulit kombinasi pada umumnya cukup untuk basic skincare. Akan tetapi, untuk hasil yang maksimal, berikut adalah rekomendasi jenis skincare yang bisa digunakan oleh Sahabat Calysta yang memiliki kulit kombinasi.

    Skincare Pagi Kulit Kombinasi

    • Facial wash: berfungsi untuk membersihkan wajah untuk mengangkat sisa-sisa skincare malam.
    • Toner: berfungsi untuk menghilangkan minyak  dan mengembalikan kesimbangan pH kulit. Pilih toner yang tidak mengandung alkohol.
    • Moisturizer (pelembab): skincare terpenting untuk melembabkan kulit. Gunakan pelembab bertekstur gel untuk di area T-zone dan pelembab krim di area kering.
    • Sunscreen: tabir surya untuk melindungi kulit dari UVA/UVB. Pilih yang bertekstur ringan dan bersifat mattifying agar tidak mengkilap.

    Skincare Malam Kulit Kombinasi

    • Facial wash dan cleansing oil: di malam hari wajib melakukan double cleansing yang berguna untuk membersihkan wajah secara menyeluruh dari debu, kotoran, dan makeup.
    • Serum: pilihlah serum yang memiliki kandungan retinol untuk membantu mengangkat sel-sel kulit mati dan mencegah pori-pori tersumbat. Gunakan 2-3 kali seminggu. 
    • Moisturizer: selain melembabkan, moisturizer juga berfungsi untuk meningkatkan efektivitas skincare. Gunakan pelembab non-komedogenik yang bertekstur krim untuk mencegah dehidrasi kulit sepanjang malam.

    Pentingkah Perawatan Klinik untuk Kulit Kombinasi?

    Sama seperti jenis kulit lainnya, kulit kombinasi pun perlu dirawat agar tetap sehat dan bersinar. Terlebih dengan memiliki dua kondisi dalam satu kulit, sering kali masalah muncul seperti pori-pori tersumbat, komedo, jerawat di area berminyak, dan kulit kusam atau dehidrasi di area yang lebih kering.

    Saat itulah perawatan di klinik menjadi sangat penting. Perawatan bersama dokter kulit profesional dapat membantu memenuhi kedua kebutuhan kulit sekaligus dengan cara yang lebih tepat sasaran. 

    Sebagai contoh,  prosedur seperti  hydrating facial,  chemical peeling, atau skin booster dapat meningkatkan kelembaban sehingga dapat menekan produksi minyak di area T-Zone. Di sisi lain, teknologi seperti  IPL dan rejuvenation  dapat mengontrol produksi sebum dan mengecilkan pori, sehingga kulit terlihat lebih rata dan lebih sehat.

    Dengan perawatan yang tepat, Sahabat Calysta dapat menjadi lebih terarah dalam memilih produk untuk kulit kombinasi. Tunggu apa lagi? konsultasikan segera di Calysta Clinic untuk mendapatkan kulit wajah sehat dan glowing.

    Baca juga Artikel Lainnya : Tips Memilih Dokter Kecantikan Terbaik untuk Konsultasi Kulit

  • Tips Memilih Dokter Kecantikan Terbaik untuk Konsultasi Kulit

    Tips Memilih Dokter Kecantikan Terbaik untuk Konsultasi Kulit

    Semakin berkembangnya industri kecantikan di Indonesia, itu artinya semakin banyak pilihan dokter kecantikan yang ada. Akan tetapi, mencari dokter kecantikan yang tepat menjadi tantangan tersendiri.

    Para ahli dermatologis percaya, dokter kulit ataupun dokter kecantikan yang kompeten akan berpotensi besar dalam membantu mengatasi kulit. Karena dokter yang berpengalaman akan berfokus pada keamanan dan efektivitas perawatan.

    Artikel ini merupakan panduan untuk Sahabat Calysta dalam mencari dokter kecantikan sehingga dapat menjalani perawatan yang aman.

    Periksa Kredibilitas Dokter

    Klinik kecantikan terpercaya menawarkan beberapa dokter andalan. Akan tetapi, mencari tahu kredibilitas dokter pun adalah hak pelanggan. Oleh karena itu, memilih dokter kecantikan yang memiliki kredibilitas merupakan wajib sebelum perawatan dimulai.

    Kredibilitas dokter dapat dilihat dari memiliki Sertifikat Kompetensi BNSP Perawatan Wajah.  Selain itu, periksa juga lisensi praktik dokter ataupun klinik kecantikan pada situs resmi, seperti di laman Kemenkes Indonesia ataupun organisasi mitra terkait. 

    Dengan memiliki sertifikasi tersebut, dokter membuktikan jaminan kualitas yang dimilikinya. Sertifikasi dokter pun menjadi bukti bahwa dokter terus mengupdate ilmu sesuai dengan perkembangan kecantikan terkini. 

    Ketahui Spesialisasi Dokter

    Secara umum, dokter kulit merupakan lulusan perguruan tinggi dengan spesialis kulit dan kelamin (Sp.KK) ataupun Spesialis Dermatologi dan Venereologi  (Sp.DV). Kedua spesialisasi ini berfokus pada diagnosis perawatan kulit, seperti filler, botox, mesotherapy, ataupun threadlift. 

    Selain kedua spesialisasi tersebut, terdapat juga dokter dengan gelar Sp.BP, yaitu dokter spesialis bedah plastik. Dokter dengan spesialisasi ini berfokus pada prosedur bedah estetika. 

    Untuk itu, ketahui perbedaan kedua spesialisasi ini sesuai dengan kebutuhan Anda. Jika Anda membutuhkan penanganan sederhana tanpa membutuhkan operasi maka dokter kulit saja cukup, tetapi jika menginginkan tindakan operasi maka disarankan untuk berkonsultasi ke dokter bedah estetika.

    Konsultasi Sesuai dengan Kebutuhan

    Sebelum penanganan, dokter profesional akan memeriksa terlebih dahulu kondisi kulit. Oleh karena itu, konsultasikan dengan jelas masalah kulit yang ingin diatasi. Melalui konsultasi tersebut, dokter akan memberikan beberapa rekomendasi perawatan. 

    Apabila Anda memiliki kekhawatiran terkait risiko penyuntikan, jangan ragu untuk menyampaikannya kepada dokter. Dokter kecantikan profesional akan berfokus pada masalah yang dialami oleh pasien dan mengatasi hal tersebut dengan minim iritasi.

    Selain itu, perhatikan gaya komunikasi dokter apakah sesuai dengan yang Anda inginkan. Dokter yang kompeten akan terlihat dari cara berkomunikasi dalam menjelaskan perawatan.

    Review Testimoni Pasien Lain

    Melihat review dan feedback dari pasien lain adalah hal yang perlu diperhatikan. Dengan testimoni langsung dari pasien sebelumnya, Anda memiliki insight terhadap kompetensi dokter. Selidiki lebih dalam melalui review secara online karena cara ini cukup efektif untuk mengenal dokter sebelum memutuskan perawatan. 

    Menyediakan Asuransi 

    Hal lainnya yang dapat menjadi pertimbangan adalah dokter atau klinik kecantikan yang menyediakan asuransi. Asuransi ini dapat mencakup berbagai hal, contohnya seperti risiko alergi dan efek samping yang tidak terduga, serta perlindungan dari tindakan medis setelah prosedur estetika tertentu. 

    Dengan adanya asuransi, pasien akan merasa lebih aman dan nyaman. Selain itu, dokter pun akan semakin maksimal dalam melakukan perawatan.

    Reputasi Klinik Terpercaya

    Dokter kecantikan yang kompeten dapat dilihat dari reputasi klinik yang terpercaya.  Oleh karena itu, sangat penting pula memilih dokter dari klinik ia bekerja. Klinik kecantikan terbaik memiliki standar yang tinggi, mulai dari kebersihan dan ruangan yang steril, prosedur yang aman, bahan-bahan produk minim iritasi, serta memiliki peralatan yang modern. 

    Temukan Dokter Kecantikan Terbaik di Calysta Clinic

    Calysta Clinic sudah dipercaya belasan tahun oleh pasien dan memiliki dokter-dokter kecantikan terbaik untuk membantu mengatasi setiap masalah kulit. Sebagai salah satu klinik kecantikan terpercaya, Calysta Clinic mengutamakan keamanan, profesionalisme, dan hasil perawatan yang maksimal.

    Dokter di Calysta Clinic memiliki  pendekatan yang komunikatif dan edukatif sehingga mampu memberikan solusi di setiap perawatan.Mulai konsultasi sekarang bersama dokter kecantikan terbaik di Calysta Clinic.

    Baca juga Artikel Lainnya : Pelajari Penyebab Bruntusan di Wajah dan Cara Mengatasinya

  • Pelajari Penyebab Bruntusan di Wajah dan Cara Mengatasinya

    Pelajari Penyebab Bruntusan di Wajah dan Cara Mengatasinya

    Penggunaan produk skincare yang baru menjadi salah satu penyebab munculnya  bruntusan di wajah. Terlebih dengan banyaknya produk kecantikan yang ada membuat kita sering kali mencoba-coba skincare. Padahal, hal tersebut sangat tidak dianjurkan oleh para dermatologis.

    Dampaknya, bruntusan dapat membuat wajah tidak mulus, kasar, dan bahkan kemerahan. Kondisi tersebut tentu saja dapat mengganggu penampilan. Oleh karena itu, simak artikel ini untuk mengetahui tentang penyebab bruntusan, cara mengatasi, dan rekomendasi perawatan. 

    Apa Itu Bruntusan?

    Bruntusan adalah kondisi kulit menjadi terasa kasar dan muncul bintik-bintik kecil di permukaan kulit wajah. Biasanya masalah kulit ini dialami di beberapa area wajah, seperti dahi, dagu, atau pipi. Akan tetapi, bruntusan juga dapat di terjadi di area leher, punggung, bahkan dada. 

    Dokter kecantikan pun mengidentifikasi bahwa bruntusan dapat terasa kering dan gatal, tetapi juga dapat menimbulkan rasa nyeri.

    Penyebab Bruntusan di Wajah

    Bruntusan sangat identik dengan penggunaan produk skincare wajah yang tidak cocok. Secara detail, penyebab bruntusan dikarenakan beberapa alasan, khususnya terkait penyumbatan pada pori-pori sehingga bisa menimbulkan jerawat. 

    Produk skincare yang bisa mengiritasi kulit pun dapat memicu timbulnya bruntusan. Selain itu, produk yang mengandung bahan komedogenik dapat memperparah bruntusan karena zat tersebut dapat menyumbat pori-pori. 

    Purging Vs Breakout

    Istilah di dunia skincare yang cukup familiar adalah purging dan breakout. Walaupun dua kondisi ini merupakan masalah kulit, tetapi terdapat perbedaan yang cukup signifikan.

    Purging merupakan kondisi kulit wajah sedang mengalami pembersihan akibat penggunaan produk skincare, terutama yang bersifat eksfoliator seperti retinol. Kondisi ini membuat jerawat, komedo, atau bruntusan menjadi muncul ke permukaan. 

    Perlu digarisbawahi, purging bukanlah iritasi, tetapi hanya reaksi sementara karena merupakan bagian dari pembersihan kulit. Prosesnya memakan waktu 2-6 minggu, tetapi ada yang lebih cepat. 

    Sementara breakout adalah sebuah reaksi dari ketidakcocokan dari produk skincare yang digunakan sehingga menimbulkan iritasi. Pada umumnya muncul jerawat kemerahan dan dalam jumlah yang besar dalam waktu 8-10 hari.  

    Salah satu cara untuk mengenali breakout adalah dengan mengidentifikasi kandungan skincare. Breakout mungkin terjadi jika produk yang digunakan tidak mengandung eksfoliator yang dapat memicu pergantian sel kulit.

    Tips Menghindari Bruntusan di Wajah

    Seperti pepatah, sedia payung sebelum hujan, maka Sahabat Calysta juga dapat mencegah bruntusan sebelum bruntusan terjadi. Beberapa langkah di bawah dapat menjadi pedoman untuk meminimalisir bruntusan setelah ganti produk.

    Lakukan Patch Test

    Menurut American Academy of Dermatology Association (AAD), bruntusan dapat dicegah dengan melakukan uji tempel (patch test). Patch test merupakan langkah preventif untuk mengecek produk perawatan kulit baru pada area kulit yang kecil, kira-kira seukuran koin selama 7 hingga 10 hari.

    Jika produk tersebut tidak menimbulkan efek samping negatif, seseorang dapat mulai menggunakannya di area lain. Namun, tetap penting untuk melakukannya secara perlahan. 

    Contohnya, Sahabat Calysta dapat mengoleskan retinoid seminggu sekali, kemudian meningkatkannya menjadi dua atau tiga kali seminggu.

    Sementara untuk asam eksfoliasi, perlu mengikuti petunjuk pada label produk atau saran dari dokter kulit. Jangan menggunakan acid setiap hari karena bisa cukup berbahaya untuk kulit.

    Kenali Produk Penyebab Bruntusan

    Bahan-bahan seperti retinoid dan asam seringkali menyebabkan iritasi. Oleh karena itu, sebelum membeli produk, kenali kandungan produk terlebih dahulu. Selain retinoid,  hindari juga produk penyebab bruntusan yang berbahan fragrance, alkohol, atau essential oil jika kulit sedang sensitif.

    Cara Atasi Bruntusan

    Secara umum, mengatasi bruntusan memang harus memiliki kesabaran ekstra agar kondisi kulit kembali seperti semula. Ada beberapa panduan yang bisa dilakukan Sahabat Calysta jika bruntusan seperti purging dan breakout semakin mengganggu.

    Kurangi Jumlah Penggunaan Produk

    Penggunaan produk skincare perlu dikurangi, mulai dari jumlah kecil dan secara bertahap dihentikan. Hindari menggunakan produk tersebut terlalu lamu untuk mengetahui cocok atau tidak jika sudah terlihat bruntusan.

    Kembali ke Basic Skincare

    Penggunaan serum, retinol, atau ampoule dapat mempercepat kesehatan kulit, tetapi terdapat kemungkinan untuk tidak cocok di kulit. Jika hal tersebut sudah terjadi, kembali ke penggunaan basic skincare.

    Gunakan pembersih wajah (facial wash) berbahan gentle untuk membersihkan sekaligus menenangkan kulit. Selain itu, gunakan pula pelembab agar tidak mengiritasi untuk kulit sensitif. Contoh pelembab dengan kandungan yang mampu menenangkan kulit adalah centella asiatica, aloe vera, atau panthenol. 

    Hindari Menyentuh Area Bruntusan

    Hal sederhana yang mampu memperparah kondisi kulit adalah menyentuh area bruntusan. Bagi sebagian orang, memencet jerawat atau area bruntusan dapat memberikan efek kepuasan. Akan tetapi, dermatologis sangat tidak merekomendasikan hal tersebut.

    Tangan sering kali kotor dan banyak bakteri. Hal tersebut dapat memperparah kondisi kulit sehingga penyembuhan justru akan semakin lama.

    Konsultasi ke Ahli Dermatologis

    Jika bruntusan makin parah, maka jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter kulit. Dengan perawatan, Sahabat Calysta akan ditangani dengan cara yang tepat oleh profesional.

    Dokter akan memberikan rekomendasi perawatan ataupun penggunaan produk yang dapat menenangkan kulit wajah. Dengan begitu, Sahabat Calysta akan mendapatkan kulit sehat kembali. 

    Dapatkan kulit cerah alami tanpa bruntusan dengan konsultasi di Calysta Clinic. Sebagai klinik kecantikan terpercaya, Anda akan ditangani dengan ahli dermatologis profesional dan membantu mengatasi semua masalah kulit wajah.

    Booking konsultasi sekarang, GRATIS!

    Baca juga Artikel Lainnya : Pedoman Bahan Skincare Aman Sesuai Kebutuhan Kulit

  • Pedoman Bahan Skincare Aman Sesuai Kebutuhan Kulit

    Pedoman Bahan Skincare Aman Sesuai Kebutuhan Kulit

    Dunia kecantikan yang kompleks terkadang cukup membingungkan karena banyaknya bahan dan produk skincare. Terlebih dengan edukasi bahan-bahan skincare masih sangat minim. Sering kali kekhawatiran pun terjadi karena kurangnya informasi terkait kecocokan antara kebutuhan kulit dan bahan skincare. 

    Namun, artikel ini dapat membantu Sahabat Calysta untuk menjadi panduan dalam memilih bahan-bahan skincare yang aman untuk kebutuhan kulit.

    Apa Itu Skincare?

    Skincare adalah serangkaian perawatan untuk membersihkan, melembabkan, melindungi, serta mengatasi masalah kulit agar tetap sehat. Perawatan ini berupa pemakaian produk dengan bahan aktif skincare yang sesuai dengan kebutuhan kulit 

    Walaupun sangat bermanfaat untuk kesehatan kulit wajah, pemilihan bahan yang tepat pun masih menimbulkan pertanyaan. Oleh sebab itu, sangat perlu untuk mengetahui jenis produk sebelum menggunakannya.

    Kenali Basic Skincare

    Pemakaian skincare pada umumnya dapat dilakukan dari rumah. Rutinitas ini dapat dilakukan setiap pagi dan malam hari. Hal sederhana untuk bisa menjaga kesehatan kulit adalah dengan melakukan basic skincare seperti berikut.

    • Cleansing: Langkah pertama untuk melakukan perawatan wajah adalah cleansing. Produknya berupa micellar water dan facial wash.
    • Moisturizing: Langkah ini  untuk melembabkan kulit wajah agar tetap terhidrasi.
    • Protecting: Tahap untuk menjaga kesehatan kulit dari sinar matahari melalui pemakaian sunscreen ataupun sunblock.
    • Exfoliating: Ini berguna untuk mengangkat sel kulit mati dan mencerahkan kulit.

    Memilih skincare yang aman dapat memaksimalkan kondisi kesehatan kulit wajah. Bahan aktif untuk menjadi pelembab akan berbeda dengan bahan untuk mengangkat sel kulit mati. Penggunaan bahan yang tidak sesuai akan meningkatkan resiko iritasi kulit.

    Bahan-bahan Skincare

    AHA-BHA

    Alpha-hydroxy-acids (AHA) merupakan bahan aktif yang berguna untuk mendorong pengelupasan kulit dan memiliki sifat anti-penuaan. Karena untuk pengelupasan kulit mata, bahan ini berguna sebagai sebagai eksfoliator. Secara kimia, AHA merupakan kelompok asam yang berasal dari tumbuhan dan hewan yang digunakan dalam berbagai produk perawatan kulit. 

    Sementara,  Beta Hydroxy Acid (BHA) atau dikenal juga dengan asam salisilat berguna untuk kulit berjerawat. Bahan ini mampu membersihkan pori-pori tersumbat

     dan mengurangi produksi minyak sehingga membantu mengurangi jerawat. 

    Aloe Vera

    Tidak hanya untuk rambut, aloe vera pun bermanfaat untuk kulit. Bahan ini bersumber dari tanaman lidah buaya dan dapat ditemukan di produk yang berguna untuk melembabkan kulit. Selain itu, aloe vera dapat mengurangi efek kemerahan karena matahari. 

    Caffein

    Jarang diketahui bahwa kafein memiliki fungsi untuk kulit, khususnya di area mata. Bahan ini biasanya ditemukan di produk-produk eye cream karena berfungsi untuk menyamarkan mata panda dan mata bengkak. Kafein pun digunakan di scrub lulur yang mampu membersihkan kulit.

    Ceramide

    Jika mencari salah satu bahan yang berguna untuk memperbaiki skin barrier adalah ceramide.  Ceramide adalah molekul lemak yang membantu menjaga kesehatan lapisan kulit. Ini akan membantu mencegah kulit kering dan infeksi.

    Glycolic Acid

    Satu tipe dengan AHA, glycolic acid berasal dari tebu. Bahan ini membantu untuk mengurangi tampilan garis-garis halus ataupun kerutan  mengelupas lapisan atas kulit. Bahan ini pun membantu pembaruan sel kulit dan menjaga kemampuan alami kulit untuk mempertahankan hidrasi.

    Hyaluronic acid

    Inilah salah satu kandungan skincare yang berfungsi untuk hidrasi kulit. Oleh karena itu, hyaluronic acid biasanya dapat ditemukan di produk pelembab, facial wash, atau toner. 

    Berdasarkan sumbernya, kandungan ini secara alami berasal dari jaringan tubuh seperti kulit, persendian, dan juga mata. Akan tetapi, bentuk sintesisnya dibuat melalui fermentasi bakteri yang digunakan untuk produk perawatan kulit dan suplemen. 

    Kojic Acid

    Kandungan ini dapat ditemukan dalam berbagai jenis produk kosmetik, termasuk bedak, pembersih, sabun, dan bahkan serum. Kegunaan utama asam ini adalah untuk mencerahkan bintik-bintik penuaan atau bekas luka.

    Niacinamide

    Bahan aktif ini sangat terkenal untuk perawatan skin barrier karena mampu melembabkan dan mencerahkan kulit. Bahan ini bersumber dari vitamin B3 yang dapat ditemukan di berbagai produk skincare. Tidak hanya di pelembab, tetapi juga serum ataupun toner.

    Untuk hasil yang terbaik, produk dengan kandungan ini dapat digunakan secara rutin setiap hari, khususnya jika di produk pelembab. 

    Retinol

    Bahan ini merupakan turunan dari vitamin A dan terkenal untuk mencegah tanda-tanda penuaan. Dengan kandungan tersebut, retinol mampu untuk menghaluskan garis halus, kerutan, dan membuat kulit kencang. Selain itu, pemakaian produk ini juga menyamarkan bekas jerawat sehingga menghaluskan tekstur kulit.

    Baca juga Artikel Lainnya : Panduan Memilih Klinik Kecantikan Aman, Wujudkan Kulit Sehat Alami

  • 7 Cara Mengecilkan Pori-pori untuk Kulit Sehat Alami

    7 Cara Mengecilkan Pori-pori untuk Kulit Sehat Alami

    Pernah merasa kulit terlihat mulus hanya dari jauh, tetapi jika dilihat dari dekat tampak pori-pori besar? Kondisi ini tentu saja dapat membuat kepercayaan diri berkurang. Tak hanya itu, pori besar biasanya satu paket dengan tekstur wajah kasar. 

    Para dermatologis mengungkapkan permasalahan kulit ini dapat diatasi dengan berbagai cara. Berikut adalah 7 cara untuk mengecilkan pori-pori yang bisa Sahabat Calysta lakukan.

    1. Gunakan Produk Skincare dan Makeup Non-comedogenic

      Langkah pertama diatasi untuk menghilangkan pori besar adalah dengan memilah produk skincare ataupun makeup. Pilihlah produk yang berlabel non-comedogenic..

      Masih asing dengan istilah non-comedogenic? Non-comedogenic adalah produk yang tidak menyumbat pori-pori sehingga tidak menyebabkan komedo dan jerawat. 

      Ciri-ciri produk non-comedogenic biasanya memiliki tekstur ringan karena umumnya berdasar bahan air dan mudah diserap di kulit. Produk ini juga tidak mengandung minyak dan cocok untuk berbagai macam kulit. 

      2. Wajib Double Cleansing

        Sederhana namun memiliki dampak yang baik adalah dengan rajin double cleansing. Rawatlah kulit dengan membersihkan wajah minimal dua kali sehari dapat menjaga kulit wajah.

        Pastikan untuk selalu menghapus makeup dengan menggunakan  cleansing oil, micellar water, ataupun cleansing balm. Di tahap kedua barulah menggunakan facial wash dengan lembut. Menggosok wajah dengan kasar dapat mengiritasi kulit. Saat kulit meradang, maka pori-pori akan cenderung lebih terlihat. 

        Penggunaan kedua produk tersebut dapat membantu mengangkat sisa makeup maupun kotoran dari debu dan polusi.

        3. Lakukan Chemical Peel

          Membersihkan pori-pori dari sel kulit mati dan minyak berlebih membantu pori-pori tampak lebih kecil. Salah satu caranya yang bisa Sahabat Calysta lakukan di rumah adalah dengan melakukan chemical peeling.

          Chemical peeling adalah pengelupasan sel kulit mati yang menggunakan bahan kimia. Untuk mengangkat sel kulit mati dapat memilih produk serum atau toner yang terdapat kandungan asam alfa atau beta hidroksi (AHA atau BHA). 

          Kulit kasar akan perlahan menghilang jika melakukan chemical peeling rutin selama dua kali seminggu.

          4. Gunakan Retinol

            Selain AHA-BHA, bahan lainnya yang mengatasi tekstur wajah kasar dan pori besar adalah retinol. Bahan ini merupakan turunan dari vitamin A yang mampu membantu membersihkan sel kulit mati, membuka pori-pori yang tersumbat, dan menampilkan kulit yang segar.

            Waktu terbaik menggunakan retinol adalah di malam hari karena dapat meningkatkan sensitivitas kulit terhadap sinar matahari. Pastikan juga setelah menggunakan retinol diimbangi dengan pelembab wajah. 

            5. Lakukan Perawatan Jerawat

              Jerawat membandel turut menjadi faktor penyebab pori-pori tersumbat, sehingga dapat lebih mudah terlihat.

              Studi menunjukkan bahwa asam salisilat dapat membuka pori-pori yang tersumbat. Beberapa pembersih yang mengandung asam salisilat cukup lembut untuk digunakan setiap hari.

              Akan tetapi, jika jenis bahan tersebut membuat kulit kering, gunakan pembersih yang non-comedogenic. 

              Perawatan jerawat pun perlu membutuhkan perawatan yang intensif. Pelajari selengkapnya di artikel acne treatment berikut untuk informasi lebih lengkap.

              6. Perawatan Poreless Laser

                Para ahli dermatologis mengungkapkan jika perawatan laser mampu meremajakan kulit wajah. Laser mengelupas lapisan atas kulit dan mendorong pembentukan kolagen di bawahnya.

                Perawatan poreless laser menggunakan carbon yang mampu menyerap berlebih sehingga berfungsi untuk mengurangi sebum dan minyak berlebih. Hal ini yang membuat pori-pori menjadi tampak halus. 

                7. Perawatan Exfoliating

                  Selain exfoliating di rumah, Sahabat Calysta disarankan untuk melakukan perawatan exfoliating di klinik dengan bantuan ahli dermatologis. Dengan perawatan di klinik, Sahabat Calysta akan mendapatkan prosedur kecantikan sesuai dengan kondisi kulit.

                  Secara umum, prosedur exfoliasi di klinik meliputi chemical peeling dan mikrodermabrasi. Chemical peeling berupa prosedur yang menggunakan larutan kimia, seperti AHA dan BHA.

                  Sementara mikrodermabrasi merupakan jenis perawatan yang mengikis lapisan kulit terluar dengan alat khusus. Perawatan ini berfungsi untuk mengangkat sel kulit mati dan juga merangsang regenerasi sel kulit baru. Dengan begitu membantu kulit lebih sehat dan pori-pori tampak lebih kecil.

                  Memilih Perawatan Exfoliating yang Tepat

                  Eksfoliasi memiliki peran besar dalam membantu menghaluskan tekstur wajah, termasuk mengecilkan pori-pori dan mengurangi kulit kasar.  Namun, memilih jenis eksfoliasi yang tepat tidak bisa sembarangan.

                  Studi mengungkapkan bahwa perawatan yang dilakukan oleh tenaga ahli jauh lebih aman karena menggunakan dosis dan prosedur yang tepat. Oleh karena itu, memilih klinik kecantikan yang terpercaya membantu kesehatan kulit.

                  Calysta Clinic menghadirkan perawatan eksfoliasi yang profesional dan dirancang khusus untuk membantu regenerasi kulit secara aman dan efektif. Dengan produk berbahan aktif pilihan berpotensi besar untuk mempercepat proses detoksifikasi kulit, memperbaiki tekstur kulit, serta mengembalikan kecerahan dan menghaluskan wajah.

                  Konsultasikan sekarang untuk mengatasi setiap permasalahan kulit.

                  Baca juga Artikel Lainnya : Pentingnya Tahu Ini Sebelum Anti-Aging Treatment di Klinik

                1. Pentingnya Tahu Ini Sebelum Anti-Aging Treatment di Klinik

                  Pentingnya Tahu Ini Sebelum Anti-Aging Treatment di Klinik

                  Kerutan (wrinkles) atau garis halus (fine lines) cukup mengganggu penampilan karena dapat membuat wajah tampak lebih tua. Walaupun munculnya kerutan di setiap orang berbeda-beda, Sahabat Calysta sangat perlu mengambil langkah preventif untuk mengurangi kerutan dengan anti-aging treatment.

                  Di artikel ini ada beberapa hal penting tentang anti aging treatment yang perlu Anda tahu.

                  Apa Itu Anti-Aging Treatment?

                  Anti-aging treatment adalah perawatan kecantikan yang dirancang untuk mengurangi tanda-tanda penuaan, seperti kerutan dan garis halus. Perawatan ini juga bisa mencegah terjadinya hal tersebut.

                  Secara umum, perawatan anti aging dapat dilakukan dengan dua cara. Yang pertama menggunakan produk anti-aging dengan perawatan di rumah (perawatan topikal) dan yang kedua adalah dengan prosedur kecantikan di klinik.

                  Perawatan di rumah hanya menggunakan produk seperti serum ataupun krim anti-aging. Beberapa kandungannya berupa retinol, vitamin c, ataupun asam hialuronat.

                  Berbeda dengan anti-aging treatment di klinik yang perawatannya lebih intensif. Pemilihan perawatan ditinjau oleh dokter dengan konsultasi sesuai dengan kebutuhan kulit.

                  Penyebab Kerutan

                  Kulit kencang tanpa kerutan adalah impian semua wanita. Untuk itu, perlu diketahui terlebih dahulu penyebab kerutan yang sering terjadi. 

                  Menurut penelitian ilmiah, penyebab kerutan dapat disebabkan karena faktor alami dan juga faktor eksternal. Faktor alami seperti karena penuaan ataupun usia. Sementara faktor eksternal meliputi gaya hidup, lingkungan, ataupun paparan sinar matahari berlebih. 

                  Kombinasi kedua faktor tersebut semakin memperparah kerutan. Namun, bukan berarti kerutan tidak dapat dihindari.

                  Waktu yang Tepat untuk Perawatan

                  Para ahli dermatologis percaya, waktu yang tepat untuk perawatan tidak harus menunggu di usia 30 tahun. Justru, sejak usia 20-an, Sahabat Calysta sudah disarankan untuk menggunakan produk-produk anti-aging.

                  Salah satu produk anti-aging yang terpenting adalah sunscreen/tabir surya. Para ahli kulit di Florida menyampaikan bahwa paparan sinar UVA dan UVB dari sinar matahari berkontribusi terhadap 90% gejala penuaan kulit. 

                  Silau matahari pun sering kali membuat orang mengerutkan kening atau menyipitkan mata. Hal ini pun menjadi faktor munculnya kerutan di area kening atau mata. 

                  Setelah menggunakan perawatan sederhana tersebut, Anda dapat berkonsultasi ke dokter kecantikan untuk mencegah dan mengurangi kerutan.

                  Macam-macam Prosedur Perawatan Anti-Aging

                  Perawatan anti-aging berkembang seiring dinamisnya industri kecantikan. Perawatan non-bedah untuk perawatan ini dapat menjadi pilihan karena prosedurnya yang aman dan hasilnya yang cukup cepat. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut

                  1. Botox

                    Perawatan ini sangat populer untuk membantu mengurangi kerutan dan garis-garis halus. Prosedur perawatan ini merupakan penyuntikan botulinum toxin tipe A ke otot mimik wajah untuk mengurangi aktivitas otot sehingga kerutan menjadi lebih halus.  Efek botox biasanya berlangsung 3-6 bulan

                    2. Juvederm/Filler Hyaluronic Acid

                      Untuk perawatan non-bedah lainnya yang membantu untuk menghilangkan tanda-tanda penuaan adalah filler hyaluronic acid (juvederm).  Prosedur ini diinjeksikan ke dermis untuk mengembalikan volume yang hilang, mengisi kerutan statis, dan juga memperbaiki kontur wajah. Perawatan filler ini bisa bertahan dari 6-18 bulan. 

                      3. Laser resurfacing 

                        Mengembalikan kulit menjadi lebih awet muda juga bisa menggunakan laser resurfacing. Perawatan ini menggunakan teknologi laser untuk mengangkat lapisan kulit terluar yang rusak dan merangsang produksi kolagen.

                        4. Facelift

                          Facelift merupakan solusi menyeluruh untuk menangani kerutan dan garis-garis halus. Perawatan ini termasuk ke dalam bedah estetika yang bertujuan mengencangkan kulit wajah dan jaringan di bawahnya. Prosedur facelift biasanya memakan waktu 2–4 jam dengan anestesi. 

                          Jangan Sembarang Anti-Aging Treatment

                          Hal terpenting sebelum melakukan perawatan anti aging adalah memilih klinik kecantikan yang tepat. Risiko terkait perawatan dapat dihindari dengan penggunaan bahan yang aman dan kualitas dokter terpercaya.

                          Sebagai contoh, penggunaan laser yang berenergi tinggi tanpa penyesuaian dapat mengakibatkan luka bakar dan hiperpigmentasi pada kulit jika tidak ditinjau langsung oleh dokter kecantikan.

                          Oleh karena itu, konsultasi dengan medis adalah kunci untuk mendapatkan kulit kencang anti kerutan. 

                          Calysta Clinic menawarkan berbagai anti-aging treatment yang menjawab permasalahan Sahabat Calysta. Dengan tenaga medis kompeten dan alat bersertifikasi, ini adalah langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan kulit lebih lama.

                          Konsultasi sekarang demi mewujudkan kulit sehat dan pudarkan kerutan

                          Baca juga Artikel Lainnya : Baca 5 Tanda Kulit Wajah Butuh Skinbooster Segera

                        1. 5 Tanda Kulit Wajah Butuh Skinbooster Segera

                          5 Tanda Kulit Wajah Butuh Skinbooster Segera

                          Pernah mengalami kondisi wajah yang terlihat kusam dan kurang bercahaya? Meskipun sudah menggunakan skincare, tapi ternyata skincare saja tidak cukup.  Itu artinya, Sahabat Calysta perlu merawat kulit tidak hanya dari luar, tetapi juga dari dalam lapisan kulit.

                          Salah satu perawatan untuk membantu mendapatkan kulit cerah alami adalah dengan skinbooster. Skinbooster merupakan  inovasi perawatan berbasis hyaluronic acid yang menutrisi kulit dari dalam. Kandungan tersebut bisa mengdehidrasi kulit dan berpotensi untuk mewujudkan glowing skin seperti yang Sahabat Calysta inginkan.

                          5 Tanda Wajah Butuh Skin Booster

                          Selain terlihat kusam, berikut adalah 5 tanda wajah butuh perawatan skinbooster sehingga memiliki kulit cerah alami

                          1.Kulit Terasa Kering

                                    Jika kamu sudah merasakan kulit yang kering, bahkan mengelupas  itu tandanya kulit dehidrasi. Secara medis, kulit kering bisa terjadi karena berkurangnya kadar lipid (minyak alami) yang berfungsi mempertahankan kelembaban kulit.

                                    Untuk menjaga kelembaban kulit, perawatan yang dapat dipilih adalah perawatan yang berfokus pada hidrasi dan perlindungan kulit. Skinbooster menjadi kunci untuk melembabkan kulit dibandingkan pelembab biasa.

                                    2. Muncul Garis Halus

                                      Selain merupakan tanda penuaan, garis halus juga menjadi tanda bahwa elasitas kulit mulai berkurang. Dalam hal ini, kulit membutuhkan bahan aktif yang mampu mengurangi tampilan garis halus di berbagai area, seperti dahi dan mata. 

                                      Skin booster dengan kandungan hyaluronic acid membantu menyamarkan garis halus sehingga kulit tampak lebih cerah dan  muda. Hal ini disampaikan pada jurnal dermatologis yang menyatakan bahwa kerutan dapat memudar dengan perawatan skin booster secara signifikan tanpa adanya efek samping.

                                      3. Kulit yang Kasar Tidak Merata

                                        Ciri-ciri kulit wajah membutuhkan skinbooster selanjutnya adalah kulit terasa kasar dan tidak merata. Hal ini bisa disebabkan juga oleh cuaca ataupun paparan AC berlebihan yang memperparah tekstur kulit.

                                        Tentunya, kulit dengan tekstur ini sangat membuat tidak nyaman. Oleh karena itu, perawatan glowing skin seperti skinbooster membantu menghaluskan tekstur kulit sehingga lembut merata. 

                                        4. Kulit yang Menjadi Sensitif

                                          Kulit yang kemerahan dan mudah iritasi juga tanda bahwa skin barrier sedang lemah. Kondisi kulit seperti ini dikarenakan oleh polusi, dehidrasi kulit, bahkan kosmetik atau pun skincare yang tidak cocok.

                                          Untuk memulihkan skin barrier, maka perlu vitamin aktif melalui perawatan skin booster. Perawatan glowing ini tidak hanya menenangkan permukaan kulit, tetapi juga memperbaiki struktur kulit dari dalam. 

                                          5. Makeup Cepat Pecah 

                                            Sahabat Calysta pernah mengalami makeup yang tidak mau menempel atau pun cepat pecah (cakey)? Itu juga menjadi tanda bahwa kulit wajah tidak terhidrasi. 

                                            Salah satu rahasia untuk makeup sempurna adalah kulit sehat dan lembab. Skinbooster berpotensi meningkatkan elasitas kulit sehingga tampak lebih lembab. Dengan kulit wajah yang sehat, hal ini akan berdampak pada kualitas makeup yang lebih flawless.

                                            Macam-Macam Skinbooster

                                            Berdasarkan jurnal dermatologis, istilah skinbooster diperkenalkan pada tahun 2015 yang merupakan perawatan untuk memperbaiki penuaan kulit dan mengurangi kerutan dengan memasukkan pengisi asam hialuronat ke dalam dermis.

                                            Pada umumnya,  terdapat lima bahan utama skinbooster, yaitu  hyaluronic acid, polydeoxyribonucleotide, polynucleotide, oligonucleotide, and amino acids.  

                                            Lalu bahan mana yang lebih efektif? Bahan-bahan skinbooster tersebut akan lebih efektif jika sesuai dengan kebutuhan kulit. Oleh karena itu, prosedur skinbooster  hanya dilakukan oleh tenaga medis terlatih di klinik kecantikan. 

                                            Pentingnya Memilih Perawatan Skinbooster

                                            Dalam dunia kecantikan, memilih skinbooster untuk perawatan kulit merupakan langkah yang tepat. Jurnal ilmiah menyebutkan bahwa injeksi skin booster mampu secara efektif untuk meningkatkan hidrasi kulit dan elastisitasnya.

                                            Namun, memilih perawatan skinbooster harus penuh kehati-hatian. Untuk prosedur ini, evaluasi kondisi kulit diperlukan dan formulasi yang dipilih harus disesuaikan. Oleh karena itu, konsultasi dengan dokter dermatologi menjadi langkah utama.

                                            Calysta Skincare berkomitmen untuk menggunakan produk skinbooster yang benar-benar asli dan telah terdaftar BPOM. Selain itu, pemilihan bahan juga telah melalui uji klinis berstandar internasional. 

                                            Setiap prosedur dilakukan oleh tenaga profesional berpengalaman dengan standar higienitas tinggi untuk memastikan hasil kulit yang aman dan optimal.

                                            Ingin konsultasi lebih lengkap? Jadwalkan perawatan Anda sekarang!